Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bolehkah Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan?

Rahman Asmardika , Jurnalis-Selasa, 19 Mei 2026 |22:03 WIB
Bolehkah Puasa Arafah tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadan?
Ilustrasi.
A
A
A

Ulama memandang bahwa menyibukkan diri dengan ibadah sunah sementara kewajiban kepada Allah belum tertunaikan adalah tindakan yang kurang tepat secara prioritas syariat. Jika seseorang belum sempat mengqadha puasa Ramadan hingga tiba hari Arafah, maka ia sangat dianjurkan untuk tetap berpuasa pada tanggal 9 Zulhijah tersebut, namun dengan niat murni untuk qadha puasa Ramadan, bukan niat puasa Arafah.

Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PBNU yang merujuk pada mazhab Syafi'i bersepakat bahwa menunaikan puasa wajib harus diutamakan. Namun, NU memberikan penjelasan dan jalan keluar fiqih yang sangat melegakan bagi umat. Jika seseorang berpuasa qadha Ramadan bertepatan dengan hari Arafah (9 Zulhijah), maka utang puasa wajibnya sah terlunasi.

Selain itu, menurut pandangan sejumlah ulama Syafi'iyah, diperbolehkan pula melakukan tasyrik an-niyyah atau menggabungkan dua niat puasa sekaligus (niat qadha Ramadan dan niat sunah Arafah) agar kedua pahalanya bisa diraih secara bersamaan.



 

(Rahman Asmardika)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement