Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Momen Menkomdigi Meutya Hafid Lempar Jumrah di Hari Tasyrik

Zen Teguh , Jurnalis-Kamis, 28 Mei 2026 |13:24 WIB
Momen Menkomdigi Meutya Hafid Lempar Jumrah di Hari Tasyrik
Menkomdigi Meutya Hafid dan Suami di Makkah
A
A
A

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid menunaikan ibadah haji tahun ini. Bersama sang suami, Noer Fajrieansyah, Meutya menjalani rangkaian proses ibadah di Tanah Suci dengan khusyuk.

Setelah wukuf di Padang Arafah pada 9 Dzulhijah atau 26 Mei 2026, mabit (bermalam) di Muzdalifah, Meutya yang berhaji atas undangan langsung Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Media, melempar jumrah di Mina.

Jika pada 10 Dzulhijah kemarin jemaah haji melempar jumrah aqabah, pada Kamis (28/5/2026) atau bertepatan dengan hari pertama tasyrik (tiga hari setelah Idul Adha) ini, jemaah kembali melempar jumrah ula, wusta dan aqabah.

Haji 2026

Di sela- sela melaksanakan wajib haji tersebut, mantan Ketua Komisi I DPR ini bertemu dengan rombongan jemaah haji Indonesia.  Para jemaah pun menyambut antusias.

Pembicaraan hangat, saling bertutur kabar dan mendoakan mewarnai perjumpaan ini. Para jemaah haji Tanah Air yang tak menyangka bertemu menteri memanfaatkan momen tersebut untuk foto bersama maupun selfie.

"Sehat-sehat semua Bapak, Ibu. Semoga menjadi haji mabrur," kata Meutya, Kamis (28/6/2025).

Doa Menkomdigi ini serentak diaminkan oleh jemaah. "Sehat selalu juga Bu Menteri. Insyaallah mabrur," ucap salah satu jemaah.

Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Media mengundang jurnalis, influencer juga tokoh-tokoh penting dari berbagai negara untuk.melaksanakan haji pada tahun 1447 Hijriah/2026 ini. Okezone--bagian dari iNews Media Group--turut berkesempatan menjadi salah satu terundang.

Melempar jumrah merupakan salah satu dari rangkaian proses haji. Ritual ini bukan sekadar aktivitas fisik melempar kerikil, melainkan simbol perlawanan terhadap godaan setan.

 

Sejarah mencatat ibadah ini merujuk pada keteguhan hati Nabi Ibrahim AS ketika digoda iblis agar mengabaikan perintah Allah Ta’ala untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Melemparkan batu ke arah pilar juga dimaknai jemaah haji sedang memerangi hawa nafsu.

​Pada Hari Tasyrik 2026, pelaksanaan lempar jumrah mewajibkan jemaah untuk melontar tiga pilar berturut-turut, yaitu Jumrah Ula, Wusta, dan Aqabah. Masing-masing pilar dilempar dengan menggunakan tujuh kerikil yang dikumpulkan dari kawasan Muzdalifah.

Berbeda dengan hari Nahr (10 Zulhijah) yang hanya mengharuskan pelemparan pada jumrah aqabah, pada Hari Tasyrik ketiganya harus diselesaikan secara berurutan.

​Pemerintah Arab Saudi bersama otoritas terkait terus melakukan inovasi arsitektur dan manajemen massa guna memastikan keselamatan jemaah haji .

Kompleks Jembatan jumrah yang megah kini telah dilengkapi dengan jalur satu arah, pendingin udara raksasa, dan sistem zonasi waktu untuk mengurai kepadatan. Pengaturan diberlakukan ketat bagi jemaah demi menghindari penumpukan massa yang berisiko memicu insiden fatal

(Fahmi Firdaus )

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement