Setelah musim haji dinyatakan selesai, otoritas kota suci Makkah mengerahkan armada truk dumper berat untuk mengangkut ratusan ton kerikil tersebut dari bunker bawah tanah. Batu-batu ini kemudian dibawa keluar dari kawasan suci Mina menuju area penyimpanan khusus. Berdasarkan kebijakan otoritas setempat, sebagian dari batu-batu ini disiapkan kembali atau dialokasikan untuk kebutuhan penataan fasilitas pendukung di luar kawasan utama ibadah pada musim-musim berikutnya.
Melalui integrasi arsitektur modern dan teknologi pengelolaan berkala ini, Pemerintah Arab Saudi berhasil memastikan bahwa area pilar Jamarat tetap bersih dan aman digunakan dari jam ke jam, mencegah terjadinya penumpukan material yang dapat membahayakan keselamatan jutaan pergerakan jemaah haji.
(Rahman Asmardika)