16. QS. An-Nahl (Lebah)

Makkiyyah - 128 Ayat
40
اِنَّمَا قَوۡلُـنَا لِشَىۡءٍ اِذَاۤ اَرَدۡنٰهُ اَنۡ نَّقُوۡلَ لَهٗ كُنۡ فَيَكُوۡنُ
Innamaa qawlunaa lisha y'in izaa aradnaahu an naqoola lahoo kun fa yakoon
Sesungguhnya firman Kami terhadap sesuatu apabila Kami menghendakinya, Kami hanya mengatakan kepadanya, “Jadilah!” Maka jadilah sesuatu itu.
Tafsir
Allah swt menerangkan bahwa kekuasaan-Nya tidak terbatas dan tidak dapat dibatasi sedikit pun oleh semua makhluk, baik yang di langit maupun yang di bumi. Allah swt menyatakan bahwa apabila ia berkehendak untuk menghidupkan orang yang mati, Ia cukup mengatakan kepadanya, "Jadilah." Jadilah ia sesuai dengan kehendak Allah itu.

Pada ayat lain, Allah swt menerangkan bahwa terwujudnya sesuatu yang dikehendaki itu tidaklah memerlukan waktu yang lama, akan tetapi cukup dalam waktu yang singkat.

Allah swt berfirman:

Dan perintah Kami hanyalah (dengan) satu perkataan seperti kejapan mata. (al-Qamar/54: 50)

Allah juga menjelaskan bahwa membangkitkan orang-orang yang telah mati bagi-Nya sama halnya dengan menciptakan satu jiwa.

Allah swt berfirman:

Menciptakan dan membangkitkan kamu (bagi Allah) hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja (mudah). Sesungguhnya Allah Maha Mendengar, Maha Melihat. (Luqman/31: 28)
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya