Curhat Jamaah ke Menteri, Mulai Pelayanan Transportasi, Katering, hingga Aplikasi

Amril Amarullah, Jurnalis
Senin 13 Agustus 2018 23:12 WIB
Menag Lukman Hakim Saifuddin dicurhati oleh jamaah haji. (Foto: Amril Amarullah/Okezone)
Share :

MAKKAH – Kehadiran Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin ke sejumlah hotel jamaah haji di Makkah, Senin 13 Agustus 2018, dimanfaatkan para jamaah untuk berkeluh kesah. Ada dua hotel yang menjadi kunjungan Menag yakni ke Hotel Manazel di Sektor 7 dan Hotel Rizq Palace di Sektor 9.

Tiba di hotel, Menag Lukman langsung mendapat sambutan hangat dari jamaah yang bersiap-siap berangkat ke Masjidil Haram. Mereka adalah jamaah haji asal Jambi, Lombok, dan Pekanbaru, Solo, dan Temanggung.

Para jamaah pun langsung menghampiri Menag. Mereka menyampaikan keluhan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Di antaranya Dadang Sumarga, jamaah asal Kuningan, yang tergabung dalam kloter JKS-56. Ia mengatakan terdapat masukan, terutama mengenai layanan transportasi jamaah haji.

Dadang merasa proses keberangkatan dari Embarkasi Jakarta-Bekasi ke Bandara Soekarno-Hatta cukup lama.

"Nunggu dalam agak lama di bus, saat keberangkatan," ujar Dadang yang tinggal di Hotel Tarawat Al Khalil, Misfalah, Makkah, Senin (13/8/2018).

Berbeda dengan Yudi, ia meminta agar pemerintah memperbarui informasi di Aplikasi Haji Pintar. Saran ini dia lontarkan karena pengalamannya mencari tahu informasi penerbangan dan keberangkatan yang akan digunakan untuk ke Tanah Suci.

"Haji Pintar harus memuat informasi yang aktif," ucap Yudi.

Sementara jamaah haji lain yang juga tinggal di hotel ini, Asep, meminta Lukman membuat tim pengantar tanggap kepada para jamaah.

Asep menyebut rekan jamaah dalam rombongannya yang tersasar perlu waktu hingga dua jam hingga sampai pemondokan. "Jamaah harus dijemput oleh kita," ujar dia.

Masukan lain disampaikan jamaah asal Kloter JKS-51 Muhammad Thaif. Dia menyarankan katering yang sudah bagus diselingi makanan nonkolesterol. "Kalau bisa variasi menu jangan banyak daging, bisa lebih banyak sayurnya," ujarnya.

Mendengar masukan jamaah itu, Menag Lukman Hakim berterima kasih. Dia mengatakan, dengan tambahan kuota sekira 10 ribu jamaah, tidak sebanding dengan jumlah petugasnya.

"Selaku Amirul Hajj, penanggung jawab keseluruhan, saya memohon maaf bila ada ketidaknyaman pada jamaah haji kita, tapi ini masukan yang sangat baik, akan kita bicarakan dengan petugas sektor agar tak membebani jamaah," ujar Lukman.

(Hantoro)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya