Mimpi kerap disebut sebagai bunga tidur, ataupun sebagai salah satu pertanda. Saat sedang terlelap dan hingga bermimpi, tentunya kita tidak selalu bermimpi yang indah-indah saja. Ada kalanya mimpi yang kita alami saat tidur tersebut adalah mimpi buruk.
Mimpi buruk yang tidak mengenakan, bisa tentang diri sendiri, teman, atau bahkan sanak-keluarga. Saat mengalami mimpi buruk kemudian terbangun, rasa kaget, gelisah, bingung, dan takut menjadi satu.
Di dalam Islam sendiri, sudah ada doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW yang sekiranya bisa dilafalkan ketika terbangun dari tidur karena bermimpi buruk. Sebagaimana dikutip dari situs resmi Nahdlatul Ulama (NU), disebutkan doa Rasulullah SAW ini diriwayatkan oleh Ibnu Suni, Abu Dawud, dan At-Tirmidzi. Imam Nawawi mengutip riwayat hadits ini di dalam karyanya Al-Adzkar.
هُوَ اللهُ ، اَللهُ رَبِّيْ لَا شَرِيْكَ لَهُ. أَعُوْذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّةِ مِنْ غَضَبِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِيْنِ وَأَنْ يَحْضُرُوْنِ
Huwallâhu, allâhu rabbî, lâ syarîka lahû. A‘ûdzu bikalimâtillâhit tâmmati min ghadhabihi wa min syarri ibâdihi wamin hamazâtis syayâtîni wa an yahdhurûni.
Artinya, “Dialah Allah. Allah Tuhanku. Tiada sekutu bagi-Nya. Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari murka-Nya, kejahatan para hamba-Nya, dan godaan setan. Aku pun berlindung kepada-Nya dari kepungan setan itu.”
Selain membaca doa yang diajarkan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW, seperti dijelaskan oleh Ustadz Fauzan Amin, ada juga hadits dari Nabi yang bisa dijadikan sebagai cara menyikapi mimpi buruk.
الرؤيا الصالحة من الله، والحلم من الشيطان، فإذا رأى أحدكم ما يكره فلينفث عن يساره ثلاثا، وليتعوذ بالله من الشيطان ومن شر ما رأى ثلاثاً، ثم ينقلب على جنبه الآخر، فإنها لا تضره ولا يخبر بها أحداً
“Mimpi yang baik itu dari Allah. Sedangkan mimpi yang buruk itu dari setan. Jika salah seorang dari kalian bermimpi yang tidak ia sukai, maka hendaknya ia meniup ke sebelah kirinya tiga kali dan membaca ta’awwudz sebanyak tiga kali. Kemudian setelah itu hendaknya ia membalik tubuhnya ke sisi yang lain, dengan demikian tidak ada lagi yang membahayakan dan jangan ceritakan kepada seorang pun mimpi tersebut” (HR. Bukhari no. 6995, Muslim no. 2261). ( Maktabah syamilah)
Mengingat mimpi buruk itu datangnya dari setan, maka sejatinya kita segera memohon perlindungan kepada Allah, dari segala kejahatan dan keburukan yang ditunjukkan dalam mimpi. Ustadz Fauzan Amin menjelaskan caranya bisa dengan membaca
اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
A’udhu bi’llahi min ash-shaytani’r-rajim , kemudian meludah (ludah kering) ke sisi sebelah kiri sebanyak tiga kali, merahasiakan mimpi itu kepada siapa pun alias tidak perlu menceritakan mimpi buruk yang dialami ke banyak orang, mengikuti sunnah Rasulullah SAW dalam mempersiapkan diri sebelum tidur, dan terakhir berdoa meminta perlindungan Allah dari mimpi buruk.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Ikatan Sarjana Quran Hadits ini juga menerangkan cara-cara yang bisa dilakoni untuk menghindari mimpi buruk, tepatnya tiga cara sederhana.
“Pertama pastikan punya wudhu' sebelum tidur, lalu baca doa sebelum tidur dan ketiga hindarilah tidur di saat matahari mau terbit (sehabis subuh) dan matahari mau terbenam (habis asar),” papar Ustadz Fauzan Amin saat diwawancara Okezone baru-baru ini melalui pesan pribadi.
Nah, dengan adanya doa dan tata cara yang telah diajarkan Rasulullah SAW, pada dasarnya memang sudah ada cara untuk kita agar bisa terhindar dari mimpi buruk, sekaligus juga dengan mengatasi kegelisahan saat bermimpi buruk. Tinggal pilihannya mau atau tidak kita melakukannya.
“Iya betul,” pungkas Ustadz Fauzan Amin singkat. (hel)
(Gabriel Abdi Susanto)