Sebab, sambung Jenahara, dia pengin mereka yang mengenakan pakaian Jenahara itu adalah perempuan yang "besar" dan memiliki keluarbiasaan dalam dirinya. Tapi, dia sadar juga kalau tidak semua "seseorang" itu akan selalu mengenakan bajunya, makanya dia memperluas mimpinya.
"Aku pengin perempuan yang mengenakan brand Jenahara adalah perempuan yang sadar betul siapa dirinya dan apa mimpinya. Perempuan yang bisa speak up pada dunia apa keistimewaan dirinya dan aku bangga ketika perempuan semacam itu bisa mengenakan Jenahara. Itu mimpi aku untuk brand ini," ucap Jenahara.
Dalam obrolan santai Okezone dengan Jenahara, Istri Chef Ari Galih Gumilang ini pun menyampaikan sebuah kalimat yang bernilai luar biasa.
"Aku berharap, ketika aku sudah tidak ada di dunia ini, brand aku bisa tetap dikenal luas dan itu juga yang membuat aku yakin kalau aku mesti punya value lain untuk Jenahara secara personal," katanya dengan santai.
Kini, Jenahara coba menjalani kehidupan yang lebih 'wellness'. Dia terlihat aktif sebagai sport enthusiast dan membagikan beberapa tips panganan sehat. Dia juga menjadi contoh banyak ibu muda dalam mengasuh anak. Bahkan, pada Okezone Jenahara menyampaikan harapan kalau dirinya ingin sekali menyebarkan informasi 'Halal lifestyle' ke dunia dan upaya ini akan dia wujudkan sebentar lagi dalam bentul portal media.
Sekali lagi, Jenahara tak ingin dikenal sebatas fashion desainer dan upaya itu mulai terlihat wujud nyatanya. Sosok yang patut dicontoh siapa pun dan semoga mimpi ini bisa menjadi kontribusi nyata Jenahara pada bangsa Indonesia.
(Helmi Ade Saputra)