Setiap manusia hidup di dunia ini pasti mempunyai keinginan maupun harapan. Misalnya ingin masuk di tempat kerja idaman atau menikah dengan seseorang yang dicintai. Allah Maha Pemberi segalanya, namun tentu saja ada caranya, yakni memohon kepada Allah dengan cara salat hajat.
Salat hajat adalah salah satu salat sunah yang memiliki banyak keistimewaan. ini juga sangat dianjurkan bagi siapa saja yang memiliki keinginan atau hajat agar dikabulkan Allah SWT.
Lalu bagaimana tata cara salat hajat?
Sebelum menunaikan salat hajat harus suci dari hadas kecil maupun hadas besar, menutup aurat, mensucikan badan, pakaian, dan tempat salat dari najis dan menghadap ke kiblat.
Menurut ustadz Asroni Al Paroya, tata cara salat hajat, di antaranya sebagai berikut:
Tata Cara Salat Hajat pada Rakaat Pertama:
1. Niat salat hajat
Membaca niat salat hajat juga didalam hati seperti salah wajib.
Adapun niat salat hajat adalah :
أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
“Usholli sunnatal-haajati rok’atayni lillahi ta’aala”.
Artinya :
“Saya berniat sholat sunnah hajat dua roka’at karena Allah Ta’aala”
2. Takbiratul ikhram, dilanjut dengan membaca doa iftitah,
Urutan kedua dari salat hajat adalah membaca takbiratul ikhram setelah itu dilanjutkan dengan membaca doa iftitah.
3. Membaca surat Al-Fatihah,
4. Membaca surat dalam Al Quran,
5. Ruku' secara tuma’ninah,
6. I’tidal (bangun dari ruku) secara tuma’ninah,
7. Sujud secara tuma’ninah,
8. Duduk diantara dua sujud secara tuma’ninah,
9. Sujud kedua secara tuma’ninah,
10. Tata cara salat hajat rakaat kedua sama dengan rakaat pertama dan dilanjutkan dengan salam.
Langkah-langkahnya sama dengan ketika melaksanakan salat wajib, hanya niatnya yang berbeda.