Atta Halilintar Diduga Lecehkan Gerakan Salat, Din Syamsudin: Umat Jangan Marah Dulu

Novie Fauziah, Jurnalis
Rabu 20 November 2019 07:15 WIB
Foto: Screenshoot dari akun Instagram Atta Halilintar
Share :

ARTIS sekaligus Youtuber kondang, Atta Halilintar dilaporkan ke polisi karena diduga melecehkan gerakan salat. Dugaan pelecehan tersebut berupa bercanda saat salat jamaah seperti dalam video yang beredar di media sosial.

Kasus dugaan pelecehan gerakan salat oleh Atta Halilintar ini kemudian menjadi sorotan publik. Sejumlah ulama angkat bicara mengenai kasus ini.

Terbaru, tokoh Muhammadiyah Din Syamsuddin juga menaruh perhatian terhadap ulah Atta Halilintar ini. Hanya saja Din mencoba meredakan situasi dengan berfikir positif.

Din Syamsudin mengatakan ada baiknya persoalan itu dihadapi secara tenang, kemudian memaafkan Atta Halilintar yang menurutnya bisa saja ulahnya itu karena ketidaksengajaan.

Atta Halilintar (kanan). Foto: Istimewa

"Seperti saya bilang, bahwa umat jangan marah dulu. Coba sampaikan baik-baik," katanya kepada Okezone saat ditemui di bilangan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Din Syamsudin menambahkan bahwa yang dilakukan Atta Halilintar mungkin saja karena ketidakpahaman, sehingga ia dianggap melecehkan gerakan salat.

Namun, apabila itu ada unsur kesengajaan, maka urusannya adalah diserahkan kepada hukum. "Tapi kalau dia (red. Atta) bersengaja merekayasa (red. salat), nah itu urusan hukum. Ajari dia jangan seperti itu," pungkasnya.

Selain itu, kata Din, dalam menanggapi kasus seperti Atta harus didasari dengan pandangan yang positif.

Sebelumnya dikabarkan , Atta Halilintar dilaporkan oleh seorang pria bernama Ruhimat atas dugaan penistaan agama.

Ditemui di Gedung SPKT Polda Metro Jaya Jakarta, Firdaus Owiobo selaku kuasa hukum pelapor menjelaskan bahwa dugaan penistaan agama tersebut terdapat pada salah satu konten YouTube.

Di mana dalam video tersebut, Atta Halilintar bersama adik-adiknya disebut melecehkan gerakan salat. Contoh yang dijabarkan adalah dugaan teriak sambil dorong-dorongan.

“Teriak sambil dorong-dorongan. Itu tidak masuk persyaratan, kriteria atau adab dalam salat,” ucap Firdaus Owiobo menganai kasus Atta Halilintar tersebut.

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya