Pasca-Pembakaran Alquran, Muslim Bagikan 10 Ribu Alquran kepada Warga

, Jurnalis
Kamis 05 Desember 2019 16:33 WIB
Alquran dibagi-bagi (Foto: Pixabay)
Share :

Pembakaran kitab suci Alquran akhir-akhir ini yang dilakukan oleh kelompok Stop Islamisation of Norway (SIAN) pada November lalu di Kota Kristiansand, Norwegia masih menyisakan perasaan sedih. Namun muslim di kota tersebut tetap berusaha bangkit.

Pasca-pembakaran kitab suci Alquran di Kota Kristiansand, tiga organisasi muslim siap mendistribusikan salinan Alquran secara gratis kepada warga Norwegia. Ini dilakukan untuk mencegah kasus pembakaran Alquran terulang lagi pada masa depan.

 

Tiga organisasi muslim antara lain Asosiasi Seni dan Budaya Muslim Norwegia, Asosiasi Sastra Islam, dan Masjid Minhaj-ul-Quran di Oslo siap mendistribusikan 10 ribu eksemplar Alquran di beberapa stan di Ibu Kota Norwegia, Oslo dan mungkin di Kota Bergen, kota terbesar kedua di Norwegia.

Distribusi Alquran didanai oleh tiga organisasi tersebut. Selain itu juga dari sumbangan dan perorangan.

Distribusi Alquran ini merupakan tanggapan terhadap pembakaran Alquran oleh organisasi Stop Islamisasi Norwegia (SIAN) selama demonstrasi di Kristiansand lebih dari dua minggu lalu.

“Saya percaya banyak orang ingin tahu apa isi Alquran ini dan apa yang diperjuangkan umat Islam. Kami berharap distribusi Alquran ini dapat membantu," ujar anggota Dewan Masjid Minhaj-ul-Quran di Oslo, Hamza Ansari.

Seperti dilansir dari Sputnik, Kamis (5/12/2019), menurut Asosiasi Sastra Islam, Alquran mengajarkan bagaimana menunjukkan cinta kasih dan menyebarkan ilmu pengetahuan. Oleh karena itu Alquran dipandang sebagai alat yang efektif untuk melawan islamofobia dan rasisme.

Sejatinya ide bagi-bagi Alquran ini sudah dikemukakan oleh mantan Menteri Kebudayaan Buruh Norwegia, Hadia Tajik.

Pada tahun 2014 saat ISIS merajalela, Hadia Tajik mengusulkan bagi-bagi Alquran kepada para pemuda muslim sebelum para ekstremis mendekati mereka dan mengajarkan ajaran sesat.

Pembakaran Alquran di Kristiansand sempat mengakibatkan bentrokan dan penangkapan. Peristiwa ini memicu perdebatan sengit di Norwegia mengenai batas antara kebebasan berbicara dan kebencian atas agama.

Meski demikian muslim di negara tersebut melawan islamofobia dengan cara yang lebih elegan dan beradab. Menebar cinta kasih merupakan cara yang terbaik.


 

Redaksi Okezone menerima foto atau tulisan pembaca berupa artikel tausyiah, kajian Islam, kisah Islam, cerita hijrah, kisah mualaf, event Islam, pengalaman pribadi seputar Islam, dan lain-lain yang berkaitan dengan Muslim. Dengan catatan foto atau artikel tersebut tidak pernah dimuat media lain. Jika berminat, kirim ke redaksi.okezone@mncgroup.com, cc okezone.lifestyle2017@gmail.com.

(Dyah Ratna Meta Novia)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya