Tingkatkan Upaya Perdamaian, Gus Yahya Dorong Rekontekstualisasi Agama-Agama Ibrahimiyah

Novie Fauziah, Jurnalis
Sabtu 18 Januari 2020 00:10 WIB
Toleransi antar umat beragama (Foto: Pixabay)
Share :

Monsignor Khaled menjelaskan, Gereja Katholik telah memulai upaya tersebut sejak didirikannya Dewan Ekumenikal Vatikan Kedua pada masa Paus Johanes XXIII pada 1962.

“Agama-agama Ibrahimiyyah harus merenungkan kembali hakikat kehadiran dan perannya dalam konteks realitas abad ke-21 ini," tegas Monsignor Khaled.

Wakil dari kalangan Yahudi ultra-ortodoks Israel menyambut ajakan itu dengan antusias. Rabinat Adina Bar-Shalom, puteri mendiang Rabi Ovadia Yosef yang dulu adalah Rabbi Kepala (Chief Rabbi) Sephardi yang paling berpengaruh di kalangan Yahudi ultra-ortodoks di Israel, mengajak untuk menciptakan momentum bersama. Misalnya dengan menggalang pertemuan pemimpin-pemimpin agama Ibrahimiyah untuk mendialogkan topik tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya