SETIAP Muslim sealim apapun dia tentu tak lepas dari dosa. Itu makanya setiap hamba Allah dianjurkan untuk senantiasa membaca doa memohon ampun.
Lalu bagaimana bacaan doa memohon ampun atas dosa-dosa yang sudah terlanjur dilakukan? Dikutip dari akun resmi Instagram Nahdatul Ulama, nuonline_id, berikut lafalnya:
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْئَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةِ فِي الدِّيْنِ وَالدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ
Allāhumma innī as’alukal ‘afwa wal ‘āfiyah fid dīni wad duniyā wal ākhirah. Walhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn.
Artinya, “Ya Allah, sungguh, aku memohon kepada-Mu maaf dan kekuatan pada agama, dunia, dan akhirat. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam,” (Lihat Perukunan Melayu, [Jakarta, Alaydrus: tanpa tahun], halaman 51-52).
Doa di atas mengandung permohonan ampunan kepada Allah atas segala dosa. Doa itu dapat dibaca setiap kali selesai salat lima waktu. Doa pendek itu dapat disertakan dengan doa lain yang sudah lazim dibaca setelah salat fardhu.
“Ini doa dibaca apabila lepas sembahyang supaya mendapat ampunan dari Allah ta’ala daripada segala dosanya di negeri akhirat,” (demikian disebutkan dalam kitab Perukunan Melayu, [Jakarta, Alaydrus: tanpa tahun], halaman 51).
(Abu Sahma Pane)