Bacaan Doa dan Wirid pada Bulan Rajab

Wilda Fajriah, Jurnalis
Selasa 25 Februari 2020 12:27 WIB
Ilustrasi berdoa (Foto: Freepik)
Share :

SALAH satu bulan haram atau bulan paling dicintai Allah adalah Rajab. Rajab 1441 Hijriyah jatuh pada 25 Februari 2020, dan umat Islam di waktu tersebut berlomba-lomba melakukan amal shaleh, misalnya menjalan puasa sunah.

Pada bulan Rajab umat Islam juga memperbanyak doa dan wirid sebagaimana yang dilakukan ulama-ulama terdahulu. "Ulama-ulama shalih banyak menjadikan Rajab sebagai momen istimewa untuk memperbanyak ibadah, termasuk memperbanyak istighfar dan doa," ujar Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani) Ustadz Ainul Yaqin kepada Okezone.

Berikut adalah bacaan doa dan wirid/zikir pada bulan Rajab:

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Artin doa itu yakni: "Duhai Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadan." (Muhyiddin Abi Zakariya Yahya bin Syaraf An-Nawawi, Al-Adzkâr, Penerbit Darul Hadits, Kairo, Mesir).

Kemudian dilanjutkan dengan bacaan berikut ini:

Robbighfirli Warhamni Watub 'Alayya 70x

Selanjutnya, membaca doa berikut ini tiga kali pada pagi, siang dan sore:

للَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّيْ لاَ إِلَـهَ إِلاَّ أَنْتَ، خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ

Allohumma anta robbi, la ilaha illa anta kholaqtani wa ana ‘abduka wa ana ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika mastatho’tu. A’udzubika min syarri ma shona’tu, abu–u laka bini’matika ‘alayya wa abu-u bidzambi faghfirli fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa anta

Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tidak ada yang patut disembah kecuali Engkau. Engkaulah yang telah menciptakanku, dan aku adalah hamba-Mu dan di atas ikatan janji-Mu yang aku jalankan semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala perbuatan jelek yang telah kuperbuat. Aku mengakui-Mu atas nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku kepada-Mu. Maka ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni segala dosa kecuali Engkau." (Syaikh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Quds dalam kitab Kanzun Najah was Surur fil Ad’iyah al-Lati Tasyrohus Shudur).

Setelah membaca doa tersebut, dilanjutkan dengan bacaan wirid berikut ini dan masing-masing dibaca 100 kali.

Subhanallah hayyul qayyum 100x

Subhanallah aahada shamad 100x

Subhanallahi ra'uf 100x

Sebagi penutup membaca kalimat ini 35 kali:

Ahmadu Rasulullah Muhammadur Rasulullah 35x

(Abu Sahma Pane)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya