Qunut merupakan doa yang paling sering dibaca oleh umat Islam. Doa ini juga kerap dibaca ketika seseorang memiliki hajat atau keinginan.
Wakil Ketua Majelis Dakwah dan Pendidikan Islam (Madani), Ustadz Ainul Yaqin mengatakan, kebanyakan orang tahunya qunut adalah bacaan saat Salat Subuh saja. Namun ternyata ada tiga jenis doa qunut dan masing-masing memiliki keutamaan.
“Ada tiga macam doa qunut,” ujarnya saat dihubungi Okezone, Selasa (3/3/2020).
Tiga doa qunut itu di antaranya:
1. Qunut Nazilah
Qunut Nazilah dibaca saat terjadi peristiwa atau musibah yang menimpa, seperti bencana alam. Selain itu contohnya pada kasus terbunuhnya para ahlul qurra' (para hafidz Alquran) di sumur Ma'unah, wabah penyakit, dan lain sebagainya.
2. Qunut Salat Witir
Qunut Salat Witir biasanya dibaca ketika rakaat ketiga sebelum rukuk, yakni pada setiap salat sunah atau dilakukan pada akhir Salat Witir setelah rukuk, khususnya di separuh kedua bulan Ramadan.
3. Qunut Salat Subuh
Doa qunut ini sudah sangat umum diketahui, yakni dibaca pada rakaat kedua atau terakhir Salat Subuh.
Membaca doa qunut ketika Salat Subuh juga dijelaskan oleh Imam Nawawi dalam kitab Majmu’ yang ditulisnya,
مَذْهَبُنَا أَنَّهُ يُسْتَحَبُّ القُنُوْتُ فِيْهَا سَوَاءٌ نَزَلَتْ نَازِلَةٌ أَمْ لَمْ تَنْزِلْ وَبِهَذَا قَالَ أَكْثَرُ السَّلَفِ
Artinya: “Dalam Madzhab (madzhab Syafi’i) disunahkan membaca qunut dalam Salat Subuh, baik karena ada mushibah maupun tidak. Inilah pendapat mayoritas ulama Salaf.” (al-Majmu’, juz 1, h: 504).
“Sedangkan untuk qunut Subuh, dibacakan pada rakaat kedua Salat Subuh,” terang Ustadz Ainul Yaqin.
Ustadz Ainul Yaqin melanjutkan, beberapa imam atau ulama terdahulu juga memiliki pendapat berbeda-beda tentang kesunahan membaca qunut saat Salah Subuh, di antaranya: