MUI mendukung diselenggarakan kegiatan istighosah dan dzikir nasional untuk memohon doa kepada Allah SWT dalam rangka meminta agar pandemi wabah virus corona yang melanda bangsa Indonesia dan seluruh masyarakat dunia segera berakhir.
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) sekaligus Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, usulan menyelengarakan istighosah dan dzikir nasional untuk menangkal pandemi virus corona muncul pada saat Raker Kerja Komisi 8 DPR RI dengan Kementerian Agama.
Kala itu, Juru Bicara Fraksi PKS Hidayat Nur Wahid menyampaikan untuk menanggulangi wabah corona perlu menghadirkan pendekatan spritual melalui istghosah dan dzikir nasional dengan mengajak seluruh masyarakat untuk bermunajat kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia diselamatkan dari ancaman wabah ini.
Dia berharap Kementerian Agama menginisiasi kegiatan tersebut dan mengusulkan agar istighosah dan dzikir nasional langsung dipimpin oleh Wakil Presiden RI Kiai Ma'ruf Amin yang juga sebagai Ketua Umum MUI.
"Menurut hemat saya sebagai umat beragama, berdoa menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan bangsa Indonesia. Berdoa merupakan ikhtiar batin untuk memohon pertolongan Allah SWT agar bangsa Indonesia diberikan kekuatan, kesabaran, dan keselamatan dalam menerima ujian, cobaan, musibah dan marabahaya termasuk wabah pandemi virus corona," ujar Wamenag Zainut.
Dalam kegiatan istighosah akan diisi dengan bacaan-bacaan kalimat thayyibah seperti dzikir, shalawat kepada Nabi dan pembacaan doa. Kegiatan tersebut bisa dikaitkan sekaligus dengan acara targhib menyongsong bulan suci Ramadhan yang sebentar lagi tiba.
Karena ada kebijakan pemerintah untuk menjaga jarak aman physical distancing dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) maka diusulkan pelaksanaan kegiatan istighosah dan dzikir bersama dilakukan secara online yang disiarkan langsung melalui televisi nasional, sehingga bisa diikuti oleh seluruh rakyat Indonesia dari kediamannnya masing-masing.
(Dyah Ratna Meta Novia)