Dzikir Nasional Daring, Upaya Mengetuk Pintu Langit agar Allah Lenyapkan Wabah Corona

Novie Fauziah, Jurnalis
Kamis 16 April 2020 21:37 WIB
Dzikir nasional daring (Foto: Kemenag)
Share :

Satgas COVID-19 Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah menggelar dzikir nasional daring yang disiarkan secara live streaming melalui berbagai media sosial. Dzikir nasional daring dilaksanakan dalam rangka physical distancing untuk mencegah penularan virus corona.

Wakil Presiden Kiai Ma'ruf Amin mengatakan, doa dan dzikir nasional untuk keselamatan bangsa, merupakan upaya kita memohon dibebaskan dari COVID-19. Dzikir nasional ini dapat mengetuk pintu langit, yakni meminta pertolongan kepada Allah SWT.

 

"Kita bersyukur kepada Allah malam ini kita sama-sama menyelenggarakam doa dan dzikir nasional untuk mengetuk pintu langit, memohon berkah, ampunan Allah SWT agar musibah wabah corona yang menimpa kita ini segera berlalu," ujarnya saat dalam sambutan Doa dan Dzikir Nasional untuk Keselamatan Bangsa: Bersimpuh Memohon Bebas dari COVID-19 secara daring yang disiarkan langsung dari Istana Wakil Presiden di Bogor, Kamis (16/4/2020).

Kiai Ma'ruf menjelaskan, musibah wabah corona ini tidak hanya menimpa bangsa Indonesia saja. Namun juga menimpa seluruh bangsa di dunia. Sebanyak 213 negara tertimpa musibah wabah corona dan hampir 2 juta orang terinfeksi COVID-19.

"Ini bukan musibah nasional tapi global, bahaya global yang menimpa seluruh dunia tidak hanya masalah kesehatan, namun juga ekonomi dan sosial," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menuturkan, bangsa Indonesi saat ini tengah ditimpa musibah, Nusantara berduka dengan adanya pandemi virus corona (COVID-19) yang masih menjangkit di sejumlah negara khususnya Indonesia.

"Satu bulan lebih kita disibukkan untuk menangkal dan mengobati merebaknya wabah COVID-19. Bukan hanya sektor kesehatan yang terdampak, namun juga sektor-sektor lainnya. Ada banyak goresan luka yang timbul akibat merebaknya wabah ini," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Menag Fachrul Razi, walau keadaan tengah berduka akibat mewabahnya virus corona, namun masyarakat diminta agar tetap optimis bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan di luar kemampuan umat-Nya.

"Kita sangat sadar bahwa semua cobaan dan musibah itu datang atas izin dan kehendak Allah, dan Ia juga lah yang kuasa untuk mencabut dan melenyapkannya," terangnya.

"Sejalan dengan perintah Allah bahwa Ia tidak akan mengubah nasib kita sebelum kita sendiri berusaha untuk mengubahnya. (QS Ar-Ra’d:11). Namun Ia juga menyuruh kita untuk berdoa, agar dikabulkan-Nya. (QS Gafir:60)," tambahnya.

Menurutnya, berusaha dan berdoa adalah dua perintah Allah yang harus terus dilakukan dalam hidup ini dalam melenyapkan wabah COVID-19.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya