Di tengah pandemi virus corona, saat ini situs-situs relijius di Arab Saudi menjadi sepi. Sebab Pemerintah Arab Saudi menangguhkan ibadah umrah para jamaah dari berbagai belahan dunia.
Dengan memanfaatkan situasi yang sepi akibat wabah corona, akhirnya Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk merenovasi situs-situs Islami di negara tersebut.
Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk merenovasi Gua Hira dan Gua Tsur yang mempunyai sejarah besar bagi umat Islam di Kota Suci Makkah.
Dilansir dari Saudi Gazette Selasa (21/4/2020), Pangeran Badr Bin Sultan, Wakil emir dari Provinsi Makkah telah ditugaskan untuk mengawasi renovasi gua-gua paling bersejarah bagi umat Islam tersebut.
Gua Hira terletak sekitar dua mil dari Masjidil Haram. Gua ini panjangnya kurang dari 4 meter dan lebarnya lebih dari satu setengah meter. Di sinilah Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertama dari Alquran pada bulan Ramadhan 610 Masehi.
Sementara itu di Gua Tsur, Rasulullah SAW beserta sahabatnya Abu Bakar bersembunyi selama tiga hari dari kejaran kaum Quraish yang memusuhi Rasulullah kala itu.
Guna melindungi Rasulullah dan Abu Bakar, Allah SWT menyuruh laba-laba memintal jaring-jaring di pintu masuk gua. Ini membuat kaum Quraish tertipu karena tak mungkin gua yang dimasukin oleh manusia tertutup oleh jaring laba-laba.
Ini juga menjadi strategi mengelabui musuh-musuh Rasulullah SAW melihat ke dalam Gua Tsur dan menemukan mereka.
Pemerintah Arab Saudi berusaha merenovasi gua-gua ini untuk mengembalikan keaslian dari gua-gua tersebut. Sebab selama ini gua diberi berbagai tambahan yang membuatnya tidak tampak seperti aslinya pada zaman dulu.