Bulan Ramadhan Ibarat Tamu Agung dan Istimewa yang ditunggu tunggu oleh seluruh umat Islam di penjuru dunia, karena kedatangannya selalu membawa kedamaian, kepedulian dan keberkahan bagi semua Makhluk Allah Swt yang ada di alam semesta ini.
Persiapan dan rangkaian penyambutan Tamu Agung dan Istimewa ini tentunya sudah dilakukan sejak dua bulan sebelum kedatangannya, dengan menyiapkan hati yang tulus dan memasang niat yang ikhlas serta berharap melaui doa agar diberikan umur panjang untuk dapat bertemu dengan tamu Agung dan Istimewa, dialah bulan suci Ramadhan yang didalamnya terdapat rahmat, ampunan dan ridlo-Nya agar terhindar dari siksa api neraka.
Marhaban Yaa Ramadhan, kini Ramadhan telah tiba, mari kita sambut dengan memuliakannya dan mengisi sebanyak mungkin amaliah-amaliah wajib maupun sunah, dengan harapan rahmat dan ampunan-Nya dapat kita raih, dan kita kembali menjadi manusia yang fitri bagaikan bayi yang baru dilahirkan. Aamiin yra.
Marhaban Yaa Ramadhan, hikmah yang dapat kita petik dalam bulan Ramadhan 1441 H kali ini adalah sebuah pembelajaran kepada kita untuk mengerti dan memahami tujuan hidup dan hakikat hidup manusia di muka bumi ini, di antaranya:
1. Bahwa hidup manusia tidak hanya untuk hidup semata tapi untuk mewujudkan kehidupan yang hakiki, tidak sekedar hanya untuk memenuhi kebutuhan nafsu belaka seperti makan, minum dan melampiaskan sahwatnya, akan tetapi manusia harus mampu menggunakan seluruh anggota tubuhnya, akal fikirannya, kecerdasanya hanya untuk menghambakan diri dan beribadah kepada Allah swt. serta mampu mengendalikakan hawa nafsunya yang cenderung mengajak manusia pada perbuatan maksiat dan dosa.
Untuk itulah Allah swt berikan bulan Ramadhan bagi orang yang beriman agar senantiasa dalam waktu pagi, siang, petang, dan malamnya dijadikan sarana penghambaan dirinya kepada sang kholiq melalui dzikir dan kegiatan ibadah sunnah lainnya.