Harun meminta pemerintah untuk memberikan panduan jelas dan tidak ambigu manakala berencana kembali membuka tempat-tempat ibadah di Inggris. "Semua demi memastikan keselamatan dan kesejahteraan semua orang," tandasnya.
Sebelumnya, masjid-masjid dan sejumlah tempat ibadah lainnya di Inggris ditutup sejak bulan Maret lalu ketika kasus kematian akibat Covid-19 di negara itu melonjak tajam. Umat beragama dipaksa mengubah cara mereka merayakan hari raya kegamaan, termasuk para muslim Inggris saat menjalani ibadah puasa Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah.
(Rizka Diputra)