Lebih lanjut, ia menyebut bahwa pembukaan layanan Bayt Alquran dengan memberlakukan protokol kesehatan Covid-19 di era new normal diharapkan dapat memastikan segala aktivitas di BQMI berjalan dengan baik, dan masyarakat pecinta Alquran dapat terlayani dengan kesehatan mereka tetap terjaga.
Sementara itu, Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ) Kemenag, Muchlis M Hanafi mengatakan, BQMI TMII selama ini menjadi salah satu destinasi wisata religi di Jakarta.
Banyak pelajar dan peneliti yang berkunjung untuk belajar dan meneliti terkait perkembangan pentashihan dan pengkajian Alquran di Indonesia.
“Terhitung sejak 1 Januari 2020 hingga 15 Maret 2020 tidak kurang dari 23.200 orang telah berkunjung ke BQMI,” kata Muchlis.
(Rizka Diputra)