Artinya: "Yaa Allah, Rabb yang menguasai langit yang tujuh, Rabb yang menguasai ‘Arsy yang agung, Rabb kami dan Rabb segala sesuatu. Rabb yang membelah butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah, Rabb yang menurunkan kitab Taurat, Injil dan Furqan (Alquran). Aku berlindung kepadaMu dari kejahatan segala sesuatu yang Engkau memegang ubun-ubunnya (semua makhluk atas kuasa Allah). Ya Allah, Engkau-lah yang awal, sebelum-Mu tidak ada sesuatu. Engkaulah yang terakhir, setelahMu tidak ada sesuatu. Engkau-lah yang lahir, tidak ada sesuatu di atasMu. Engkau-lah yang Batin, tidak ada sesuatu yang luput dari-Mu. Lunasilah utang kami dan berilah kami kekayaan (kecukupan) hingga terlepas dari kefakiran," (HR. Muslim no. 2713).
Lebih lanjut, kata Ustadz Asroni, doa tersebut dapat disunahkan dibaca sebelum tidur. Tentunya juga kita memiliki wudhu, sebagaimana disunahkan Rasulullah hendaknya tidur dalam keadaan suci.
"Ini sebagai upaya agar Allah mengabulkan doa atau keinginan hambaNya yang sedang memiliki utang dan sulit untuk melunasinya," terangnya.
(Rizka Diputra)