Surat Yasin Memberikan Faedah Setiap Amalan Pasti Dicatat

, Jurnalis
Kamis 20 Agustus 2020 12:31 WIB
Kitab suci Alquran. (Foto: Okezone)
Share :

SURAT Yasin merupakan bagian dari kitab suci Alquran yang mungkin sudah dikenal setiap Muslimin. Surat ke-36 dengan 83 ayat ini memiliki banyak faedah di dalamnya. Salah satunya menjelaskan bahwa setiap amalan yang dilakukan umat Islam pasti dicatat dan dibalas berlimpah oleh Allah Subhanahu wa ta'ala.

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman dalam salah satu ayat Surat Yasin yakni:

إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَى وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا وَآَثَارَهُمْ وَكُلَّ شَيْءٍ أحْصَيْنَاهُ فِي إِمَامٍ مُبِينٍ

"Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh)." (QS Yasin: 12)

Baca juga: Ini Hadis-Hadis Terkait Muharram, Bulan yang Sangat Disucikan 

Dikutip dari Rumaysho, Kamis (20/8/2020), Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal menjelaskan, sebagaimana diterangkan para ulama tafsir, faedah-faedah penting dari ayat tersebut adalah:

1. Allah akan hidupkan makhluk yang telah mati pada hari kiamat kelak

Allah Subhanahu wa ta'ala akan menghidupkan makhluk yang telah mati, yang telah menjadi tulang-belulang, ketika hari kiamat kelak, ketika hari berbangkit. Allah Ta'ala berfirman:

إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي الْمَوْتَى

"Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati."

Ibnu Katsir menjelaskan, ini terjadi pada hari kiamat. (Tafsir Alquran Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, Muasasah Qurthubah, 11/347)

Artinya di hari kiamat semua yang telah mati akan kembali dihidupkan. Ayat ini sangat terang menunjukkan adanya hari berbangkit. Inilah bagian akidah yang wajib diyakini seorang Muslim.

2. Allah menghidupkan siapa saja yang dikehendaki

Ayat tersebut menunjukkan bahwa Allah Subhanahu wa ta’ala bisa menghidupkan hati siapa saja yang Dia kehendaki, termasuk orang-orang kafir yang mati hatinya karena tenggelam dalam kesesatan. Allah Ta'ala bisa jadi menunjukkan mereka dari kesesatan menuju jalan hidayah.

Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala setelah menceritakan mengenai orang yang keras hatinya:

اعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ يُحْيِي الأرْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا قَدْ بَيَّنَّا لَكُمُ الآيَاتِ لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ

"Ketahuilah olehmu bahwa sesungguhnya Allah menghidupkan bumi sesudah matinya. Sesungguhnya Kami telah menjelaskan kepadamu tanda-tanda kebesaran (Kami) supaya kamu memikirkannya." (QS. Al Hadid: 17) (Tafsir Alquran Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, Muasasah Qurthubah, 11/347)

Sebelumnya Allah Subhanahu wa ta’ala menerangkan:

وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ

"Dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." (QS Al Hadid: 16)

Baca juga: Kisah Pemuda Bertakwa Kalahkan Raja Dzu Nuwas dan Mengislamkan Satu Negeri 

3. Allah mencatat setiap amalan hamba-Nya

Allah Subhanahu wa ta'ala akan mencatat setiap amalan yang pernah dilakukan. (Tafsir Alquran Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, Muasasah Qurthubah, 11/347)

Lalu dicatat juga setiap perbuatan baik maupun buruk. (Lihat Tafsir Ath Thobari, Ibnu Jarir Ath Thobari, 20/497; Zaadul Masiir, Ibnul Jauzi, Al Maktab Al Islami, 9/8; Ma’alimut Tanzil, Al Baghowi, Dar Thoyyibah, 7/9; Fathul Qodir, Muhammad bin ‘Ali Asy Syaukani, Mawqi’ At Tafasir, 6/153)

Allah Subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَنَكْتُبُ مَا قَدَّمُوا

"dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan."

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya