Jadi maknanya, 'sesuatu yang melebihi nyamuk dalam hal bentuk kecilnya' karena maksud yang diinginkan adalah kekecilannya. Kata fauq sendiri digunakan untuk memaknai keunggulan dan kelebihan dalam hal sifat.
Bermacam jenis nyamuk dan makhluk kecil lain berbeda-beda dalam hal bentuk dan kebiasaannya, demikian pula senjata yang digunakan masing-masing untuk menyerang manusia atau hewan. Sebab satu jenis nyamuk saja bisa menyebabkan bermacam pe- nyakit pada korban-korban tertentu.
Pertempuran manusia melawan makhluk kecil selalu saja akan dimenangkan oleh balatentara makhluk kecil tersebut. Tentu saja ini merupakan tantangan abadi terhadap kesombongan dan keangkuhan manusia. Contoh nyata dari takdir Allah yang mengandung mukjizat dan bukti pertolongan Allah untuk makhluk-Nya, sekecil apa pun makhluk itu.
Demikianlah, tantangan Al-Quran kepada manusia melalui nyamuk dan makhluk yang lebih kecil darinya menjadi pertanda dan bukti ilmu Allah Yang Maha Luas dan meliputi segala sesuatu. Juga sebagai penjelas wahyu yang diturunkan-Nya. Sungguh benar dan menakjubkan penjelasan tentang rahasia-rahasia penciptaan Allah dalam firman Nya, "Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan (neraka) Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia," (Al-Mudatstsir: 31).
Baca Juga : Ini Alasan Nyamuk Suka Mengisap Darah Manusia
Nyamuk adalah serangga kecil yang memiliki sayap. Nyamuk jantan mendapatkan makanan hanya dari madu bunga saja, bukan dari darah. Sang pejantan tidak bisa menggigit kulit manusia. Lain halnya dengan nyamuk betina, ia memiliki mulut yang dirancang untuk melubangi kulit manusia dan hewan yang memiliki darah panas untuk mendapatkan makanan. Hal itu karena nyamuk betina membutuhkan protein untuk menghasilkan telur.
Jika nyamuk betina membawa bakteri penyakit yang diisapnya dari manusia dan hewan yang mengandung penyakit tersebut, maka sangat mungkin nyamuk ini memindahkan bakteri itu melalui cairan liurnya dan menyebarkannya dalam skala yang lebih luas. Karena itu, bahaya nyamuk tidak terbatas pada sengatannya yang kadang menimbulkan perih, gatal dan bentol, tetapi juga pada bakteri penyakit menular yang dibawanya.
Di antara bakteri yang dibawa nyamuk ialah parasit malaria (Plasmodium), parasit yang menyebabkan penyakit kaki gajah (Elephantiasis), parasit penyakit demam kuning (Yellow Fever), demam berdarah (Hemorrhagic Fever), dan demam Rift Valley.
(Rani Hardjanti)