Bukan hanya Pujian, Mengingatkan saat Salah Juga Bentuk Sayang

Vitrianda Hilba Siregar, Jurnalis
Selasa 02 Maret 2021 19:24 WIB
Memberi nasihat adalah hal yang baik namun harus tetap memperhatikan adab-adabnya. (Foto:Freepix)
Share :

JAKARTA - Menasihati atas kesalahan yang diperbuat adalah bukti sayang seseorang. Jadi ketika melakukan kekeliruan atau kesalahan, bukan justru sebaliknya mendiamkan hingga terus terjerembab kesalahan.

"Orang yang benar-benar sayang kepada kita adalah yang mau menasihati kita, mengingatkan jika kita lupa dan menegur jika kita salah," ujar Ustaz Sofyan Ruray dalam akun Instagramnya dikutip pada Selasa (2/3/2021)

Karena dengan itu nasihat itu, kata dia, insya Allah maka selamat dari azab Allah 'azza wa jalla. Sungguh aneh apabila seseorang malah membenci saudaranya yang mengingatkannya.

Baca Juga: Kuburan Abu Lahab Bau Busuk, Paman Sekaligus Musuh Nabi Muhammad SAW

Al-Imam Ibnu Qudamah rahimahullah berkata:

"Sungguh generasi salaf dahulu mencintai orang yang mengingatkan kesalahan mereka, namun kita sekarang umumnya yang paling kita benci adalah yang memberitahu kepada kita kesalahan kita.

Baca Juga: Miras Itu Ummul Khabaaits, Induk Segala Keburukan

Dan sikap ini adalah tanda lemahnya iman, padahal akhlak buruk itu seperti kalajengking, andai ada orang mengingatkan kepada salah seorang dari kita bahwa di balik bajunya ada seekor kalajengking maka kita akan sangat berterima kasih kepadanya.

"Lalu kita sibuk membunuh kalajengking itu (bukan sibuk menyalahkan orang yang mengingatkan kita akan adanya hewan berbisa itu)," paparnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya