Milad Ke-46 MUI: Berkomitmen Perbaiki Permasalahan Keumatan dan Kebangsaan

Tim Okezone, Jurnalis
Senin 26 Juli 2021 11:12 WIB
Milad ke-46 MUI. (Foto: MUI)
Share :

MAJELIS Ulama Indonesia atau MUI pada Senin 26 Juli 2021 keberadaanya genap 46 tahun. MUI berkhidmat untuk Indonesia tepatnya mulai 26 Juli 1975.  MUI mempunyai peran yang penting dan strategis dalam menjaga keutuhan umat dan bangsa Indonesia.

Sekretaris Jenderal MUI Buya Amirsyah Tambunan menjelaskan bahwa MUI adalah lembaga keummatan yang mewadahi para ulama, zu’ama, dan cendikiawan Islam di Indonesia antara lain untuk melindungi umat (himayatul ummah, melindungi agama (himayatuddin), dan melindungi negara (himayatud daulah) berdiri 17 Rajab 1395 Hijriah, atau 26 Juli 1975 di Jakarta.

Salah satu latar belakang lahirnya MUI adalah karena kesadaran sejaran di mana umat dan Negara tengah membutuhkan wadah untuk mempersatukan organisasi kemasyarakatan Islam (Ormas) untuk melindungi negara (himayatud daulah).

Baca Juga: Mulai 9 Agustus Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umrah, Bagaimana dengan Jamaah Indonesia?

Hasil musyawarah para ulama, cendekiawan dan zu’ama yang datang dari berbagai penjuru Tanah Air, antara lain meliputi dua puluh enam orang ulama yang mewakili 26 Provinsi di Indonesia pada masa itu, 10 orang ulama yang merupakan unsur dari ormas-ormas Islam tingkat pusat, yaitu, NU, Muhammadiyah, Syarikat Islam, Perti, Al Washliyah, Math’laul Anwar, GUPPI, PTDI, DMI, dan Al Ittihadiyyah, empatnorang ulama dari Dinas Rohani Islam, Angkatan Darat, Angkatan Udara, Angkatan Laut dan Polri serta 13 orang tokoh/cendekiawan yang merupakan tokoh perorangan.

Melansir laman MUI pada Senin (26/7/2021), Buya Amirsyah Tambunan memberikan pandangannya tentang peran dan keberadaaan MUI hingga saat ini dan tahun-tahun yang akan datang.  

Baca Juga: PPKM Level 3, Pemerintah Izinkan Rumah Ibadah Dibuka Lagi dengan Kapasitas Jamaah 20 Persen

Visi MUI berdiri terciptanya kondisi kehidupan masyarakat, kebangsaan, dan kenegaraan yang baik menuju masyarakat berkualitas demi terwujudnya kejayaan kaum Muslimin dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Perjalanan menjalankan visi MUI kini usia memasuki ke-46 tahun. Dalam Milad MUI kali ini perlu melakukan introspeksi atau muhasabah bagi seluruh jajaran MUI sesuai permasalahan yang dihadapi umat dan bangsa saat ini, teruma pada masa pandemi Covid-19 dengan tema: “Ulama, Umaro’ dan Umat Bersatu Menanggulangi Covid-19 dan Dampaknya.”

Baca Juga: Marketing Ala Nabi Muhammad SAW, Sifat Murah Hati Membuat Konsumen Loyal dan Percaya

Untuk mengaktulisasikan visi-misi MUI secara konsisten melaksanakan perannya dalam rangka mengembangkan dan mengamalkan ajaran Islam dan menggalang ukhuwah Islamiyah guna persatuan dan kesatuan umat dan bangsa.

Sedangkan visi kebangsaan, MUI menjaga kedaulatan negara melalui mitra strategis bersama pemerintah (shodiqul hukumah) segaimana yang telah dilakukan para ulama, syuhada yang ikut mendirikan, mengisi, dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Dalam konteks ini, MUI bersama komponen bangsa lainnya saat ini tengah menghadapi berbagai permasalahan keumatan dan kebangsaan yang saling terkait. Artinya masalah umat terjadi tidak terlepas dari permasalahan bangsa, sebaliknya permasalahan bangsa juga permasalahan umat antara lain sebagai berikut:

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya