TATA cara sholat dhuha 4 rakaat banyak dicari kaum Muslimin. Tujuannya agar lebih tepat menjalankan sholat sunah di waktu pagi hari ini. Diketahui bahwa sholat dhuha dikerjakan mulai saat matahari setinggi tombak sampai sebelum zawal atau saat matahari tegak lurus.
Dikutip dari laman Muslim.or.id, Senin (18/10/2021), ulama empat mazhab sepakat bahwa sholat dhuha hukumnya sunah. Di antara dalilnya adalah hadis Abu Dzar Radhiallahu’anhu, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassallam bersabda:
يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى
Artinya: "Di pagi hari ada kewajiban bagi seluruh persendian kalian untuk bersedekah. Maka setiap bacaan tasbih adalah sedekah, setiap bacaan tahmid adalah sedekah, setiap bacaan tahlil adalah sedekah, dan setiap bacaan takbir adalah sedekah. Demikian juga amar ma’ruf dan nahi mungkar adalah sedekah. Semua ini bisa dicukupi dengan melaksanakan sholat dhuha sebanyak dua rakaat." (HR Muslim Nomor 720)
Baca juga: Sholat Berjamaah di Masjidil Haram Kini Bisa Rapat Lagi
Adapun tata cara melaksanakan sholat dhuha 4 rakaat sama sebagaimana tata cara sholat lainnya. Dikerjakan 2 rakaat dan 2 rakaat dengan salam setiap rakaat kedua.
Berdasarkan hadis dari Abdullah bin Umar Radhiallahu’anhuma, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam bersabda:
صلاةُ اللَّيلِ والنَّهارِ مَثنَى مَثنَى
Artinya: "Shalat (sunah) di malam dan siang hari, dua rakaat-dua rakaat." (HR Abu Daud Nomor 1295, An Nasa-i Nomor 1665, disahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud)
Baca juga: Tata Cara Sholat Qobliyah Subuh Beserta Niat dan Bacaan Surahnya