JAKARTA - Dua momen spesial selama Ramadan, Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar, selalu dinanti-nantikan oleh umat Islam untuk merayakannya.
Dilansir dari NU Online, Senin (18/4/2022), Nuzulul Quran merupakan momen di mana Alquran pertama kali diturunkan. Di Indonesia, lazim diperingati setiap tanggal 17 Ramadan, umumnya ketika malam hari.
Sementara itu, Allah SWT menegaskan bahwa Alquran diturunkan pada malam Lailatul Qadar (Surat al-Qadar ayat 1), yaitu malam paling spesial di bulan suci Ramadan, malam yang sangat diharapkan seluruh umat Muhammad SAW, sebab lebih baik dari pada seribu bulan.
Pendapat yang paling populer, Lailatul Qadar terjadi di sepuluh akhir bulan Ramadan, salah satu indikasinya Nabi Muhammad SAW sangat menekankan Itikaf dan ibadah lainnya di waktu-waktu tersebut.
Lantas, kenapa bisa berbeda antara peringatan Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar? Ustadz M. Mubasysyarum Bih, Dewan Pembina Pondok Pesantren Raudlatul Quran, Geyongan, Arjawinangun, Cirebon, Jawa Barat, memberikan jawaban.
Beberapa pakar tafsir menjelaskan, Alquran diturunkan dua kali proses. Pertama, diturunkan secara keseluruhan (jumlatan wahidah). Kedua, diturunkan secara bertahap (najman najman).
Sebelum diterima Nabi Muhammad SAW di Bumi, Allah SWT terlebih dahulu menurunkannya secara menyeluruh di langit dunia, dikumpulkan jadi satu di Baitul Izzah.
Selanjutnya, malaikat Jibril menurunkannya kepada Nabi Muhammad SAW di Bumi secara berangsur, ayat demi ayat, di waktu yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan selama dua puluh tahun, pendapat lain dua puluh satu tahun.
Pakar tafsir terkemuka, Syekh Muhammad bin Ahmad al-Qurthubi menegaskan:
وَلَا خِلَافَ أَنَّ الْقُرْآنَ أُنْزِلَ مِنَ اللَّوْحِ الْمَحْفُوظِ لَيْلَةَ الْقَدْرِ عَلَى مَا بَيَّنَّاهُ جُمْلَةً وَاحِدَةً، فَوُضِعَ فِي بَيْتِ الْعِزَّةِ فِي سَمَاءِ الدُّنْيَا، ثُمَّ كَانَ جِبْرِيلُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَنْزِلُ بِهِ نَجْمًا نَجْمًا فِي الْأَوَامِرِ وَالنَّوَاهِي وَالْأَسْبَابِ، وَذَلِكَ فِي عِشْرِينَ سَنَةً
“Tidak ada perbedaan bahwa Alquran diturunkan dari Lauh al-Mahfuzh pada malam Lailatul Qadar secara keseluruhan seperti penjelasan kami. Maka Alquran terlebih dahulu diletakan di Baitul Izzah di langit dunia. Kemudian Jibril menurunkannya secara berangsur tentang perintah, larangan dan sebab-sebab lainnya. Demikian itu terjadi selama 20 tahun.”