BACAAN niat itikaf yang perlu diketahui. Itikaf menjadi salah satu ibadah yang kerap kali dilakukan umat muslim saat bulan Ramadan tiba.
Itikaf adalah ibadah dengan cara berdiam di dalam masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Pada sepuluh akhir bulan Ramadan ibadah itikaf semakin dianjurkan.
Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1443 Hijriah pada 2 Mei 2022
Sebab, tergolong ibadah, itikaf memiliki rukun dan syarat-syarat tersendiri. Salah satu rukun itikaf adalah niat.
Pembahasan itikaf biasanya ditempatkan setelah kajian puasa. Berikut ini keterangan sebagian dari ulama bermazhab Syafi’i:
قوله (وَلَهُ) أَيْ الِاعْتِكَافِ (شَرْطَانِ) أَيْ رُكْنَانِ فَمُرَادُهُ بِالشَّرْطِ مَا لَا بُدَّ مِنْهُ بَلْ أَرْكَانُهُ أَرْبَعَةٌ كَمَا سَتَعْرِفُهُ
Artinya: "Itikaf memiliki dua syarat, maksudnya dua rukun. Yang dimaksud syarat adalah sesuatu yang harus ada. Bahkan itikaf itu memiliki empat rukun sebagaimana kau akan mengenalnya." (As-Syarbini Al-Khatib, Al-Iqna fi Halli Alfazhi Abi Syuja, [Beirut, Darul Fikr: 1995 M/1415 H], halaman 247)
Baca juga: Masya Allah, Ini Keutamaan Istri yang Memasak untuk Berbuka Puasa
Lantas, bagaimana niat itikaf yang perlu diketahui? Simak ulasannya berikut ini.
Berikut ini lafaz itikaf yang dapat dibaca untuk memantapkan niat:
نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ مَا دُمْتُ فِيهِ
Nawaitu an a‘takifa fī hādzal masjidi mā dumtu fīh.
Artinya, “Saya berniat i'tikaf di masjid ini selama saya berada di dalamnya.”