5. Tidur memalingkan badan ke kanan
Rasulullah bersabda: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu,” (Hr Al-Bukhari dan Muslim). Rasulullah membenci orang-orang yang tidur tengkurap. Dari Ibnu Tikhfah Al Ghifari, dari Abu Dzarr, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lewat di hadapanku dan ketika itu aku sedang tidur tengkurap. Beliau menggerak-gerakkanku dengan kaki beliau. Beliau pun bersabda, “Wahai Junaidib, tidur seperti itu seperti berbaringnya penduduk neraka.” (HR. Ibnu Majah)
Tidur dengan posisi memiringkan badan ke kanan juga memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh. Posisi ini akan membuat posisi jantung Anda berada di atas, sehingga bisa mengurangi beban jantung Anda. Selain itu juga dapat menjaga kesehatan paru-paru, meningkatkan waktu penyerapan zat gizi, mengistirahatkan lambung dan mengistirahatkan otak sebelah kiri.
6. Berdoa dan zikir sebelum tidur
Dalam hadist yang berasal dari Jabir bin Abdullah, dinyatakan: “Apabila manusia berbaring di pembaringannya (akan tidur), malaikat dan syetan segera menghampirinya. Malaikat membisikkan, “Akhiri (malam-mu) dengan kebaikan”, sedangkan syetan membisikan, “Akhiri (malam-mu) dengan keburukan”. Apabila dia berzikir menyebut nama Allah kemudian tidur, maka malaikat melindungi dia di malam itu.“ (HR. Ibnu Hibban 5533, Hakim dalam Al-Mustadrak 1969 dan beliau shahihkan, kemudian disepakati oleh Adz-Dzahabi).
Di saat Anda tidur, Anda sangat butuh pertolongan dan pengamanan dari Allah. Untuk mendapatkan jaminan ini, Rasulullah saw mengajarkan kepada kita untuk berdoa dan berzikir sebelum tidur. Berikut doa sebelum tidur:
باسمِكَ اللَّهُمَ أَحْيا وأمُوتُ
Bismika allahumma ahyaa wa amuut(u)
Artinya; Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati.
Selain itu Anda juga bisa membaca ayat Kursi atau dua ayat terakhir Surat Al Baqarah, yaitu ayat 285-286 sebelum tidur.
7. Pasang alarm
Alarm bisa menjadi senjata Anda untuk bangun tepat pada waktu yang Anda inginkan. Pasang alarm sekitar jam 04.00 pagi agar Anda bisa melakukan persiapan untuk salat subuh. Anda bisa manfaatkan fitur alarm yang ada pada smartphone Anda.
Jika Anda tipikal orang yang susah bangun, pasanglah alarm lebih dari satu. Karena biasanya orang yang seperti ini akan bangun hanya untuk mematikan alarm yang berbunyi. Dengan adanya alarm cadangan kedua dan ketiga, Anda akan tetap terbangun untuk salat subuh.
8. Minta bantuan keluarga atau teman
Jika memang Anda sulit terbangun dengan alarm, cobalah minta bantuan keluarga, atau teman terdekat. Mintalah mereka untuk membangunkan Anda dengan berbagai cara, mulai dengan ketok pintu kamar hingga menelepon Anda.
9. Risiko telat bangun subuh
Pikirkan bahwa ada sebuah risiko jika Anda tidak bangun subuh. Hal ini bisa jadi cara jitu untuk membuat alam bawah sadar Anda memaksa untuk bangun subuh. Misalnya, jika Anda tidak bangun subuh Anda akan dimarahi oleh orangtua, tidak mendapatkan uang bulanan, atau sugesti-sugesti lainnya yang bisa mempengaruhi alam bawah sadar Anda. Walaupun begitu, tetaplah niatkan sholat Subuh Anda karena Allah Ta'ala.
(Ahmad Muhajir)