MAKKAH - Tips agar koper bagasi jamaah haji Indonesia tidak dibongkar saat pemulangan ke Tanah Air menarik untuk diketahui. Hal ini perlu diedukasi kepada jamaah haji Indonesia.
Pengendali Teknis Pelayanan Dalam Negeri Saiful Mujab mengingatkan hal pertama kepada seluruh jamaah haji Indonesia soal persiapan pemulangan ke Tanah Air adalah koper bagasi.
"Yang pertama adalah perhatikan dalam hal koper, ikuti apa yang telah disampaikan oleh pengurus kloter, baik kloternya, lainnya ataupun sektor yang diimbau terkait larangan apa yang harus dibawa di koper besar," kata Saiful di Makkah, Selasa (12/7/2022).
Hal kedua soal koper bagasi adalah ketentuan berat. Koper bagasi akan dilakukan penimbangan dengan bobot maksimal 32 kg.
"Kedua tidak boleh melebihi dari ketentuan berat koper, ini penting," kata Saiful.
Perlu diketahui, barang bagasi jamaah haji Indonesia pada fase pemulangan akan dikumpulkan terlebih dahulu untuk ditimbang, berat maksimal 32 kg.
Lalu proses city check akan dilakukan di hotel. Jamaah langsung mendapat bukti bagasi atau claim tag dan boarding pass. Sehingga diharapkan tidak ada lagi barang-barang terlarang yang akan diangkut
Baca juga: Kemenkes Siapkan Posko Kesehatan Jelang Kepulangan Jamaah Haji Kloter Pertama
Hal ini merupakan based on safety regulation. Jadi barang yang tidak boleh dibawa antara lain, aerosol, bahan mudah meledak, senjata tajam, uang dengan jumlah tertentu, termasuk air zamzam tidak boleh masuk dalam bagasi jamaah.
Di sisi lain, Saiful juga mengingatkan soal kesehatan jamaah haji Indonesia saat kepulangan ke Tanah Air. Kesehatan harus dijaga, jamaah diimbau tak melakukan kegiatan yang berlebihan menjelang kepulangan ke Tanah Air.
"Yang terakhir, kita terus berdoa supaya lancar dan alhamdulillah sudah tahapan demi tahapan tinggal proses pemulangan, kalau sudah insya Allah aman," ungkapnya.