Riwayat itu terdapat dalam Shahih Al-Bukhari. Menurut Ibnu Rajab, adanya riwayat ini menunjukkan Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sejak awal sudah memerintahkan umatnya untuk sholat, berkata jujur, dan menjaga harga diri. Bahkan, beliau sendiri juga melakukan hal yang sama sebelum adanya kewajiban sholat lima waktu.
Ibnu Rajab menegaskan:
والأحاديث الدالة على أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يصلي بمكة قبل الإسراء كثيرة
"Hadits yang menunjukkan Nabi mengerjakan sholat sebelum Isra’ sangatlah banyak."
Ada perbedaan pendapat tentang jenis sholat yang dilakukan umat Islam sebelum peristiwa Isra dan Mi'raj. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa ada 2 rakaat sebelum matahari terbit dan 2 rakaat sebelum matahari terbenam.
Ada pula yang berpendapat bahwa Nabi Shallallahu alaihi wassallam dan umat Islam melakukan satu sholat sebelum matahari terbit dan satu sebelum matahari terbenam.
Pendapat itu dimaksudkan bahwa sholat pertama kali tidak langsung lima waktu, tetapi hanya dua kali sehari, yaitu 2 rakaat di waktu shubuh dan 2 rakaat di waktu isya.