3. Bertakbir dari rumah menuju tempat sholat
Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam mulai bertakbir ketika waktu sudah tiba 1 Syawal. Rasulullah melakukan takbir mulai maghrib hingga menjelang pelaksanaan Sholat Idul Fitri. Seperti yang dijelaskan Allah Subhanahu wa ta'ala dalam Surat Al Baqarah Ayat 185:
"Dan hendaklah kamu sempurnakan bilangan puasa serta bertakbir (membesarkan) nama Allah atas petunjuk yang telah diberikan-Nya kepadamu, semoga dengan demikian kamu menjadi umat yang bersyukur."
4. Melaksanakan Sholat Idul Fitri
Ibnu Abbas mengisahkan bilamana Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam senantiasa keluar rumah bersama istri-istri dan anak-anaknya pada dua hari besar umat Islam yaitu hari raya Idul Fitri dan Idul Adha.
"Sesungguhnya Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam mengajak keluar seluruh istri dan anak-anak perempuannya pada waktu dua hari raya." (HR Ibnu Majah dan Baihaqi)
Rasulullah lalu melaksanakan Sholat Id berjamaah bersama keluarga dan umatnya.
"Aku sering salat dua hari raya bersama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tanpa azan dan iqamat." (HR Muslim)
Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam juga mengakhiri pelaksanaan Sholat Idul Fitri biasanya ketika matahari sudah setinggi tombak atau sekira 2 meter. Hal ini dimaksudkan agar umat Islam memiliki waktu yang cukup untuk menunaikan zakat fitrah.