MADINAH - Persiapan dilakukan Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sudah dilakukan untuk menyambut pergeseran jamaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah.
Setelah melaksanakan ibadah Arbain, jamaah haji Indonesia akan mulai diberangkatkan dari Madinah menuju Makkah pada 1 Juni 2023. Mereka akan menjalani ibadah umrah di Masjidil Haram.
Dalam perjalanan dari Madinah menuju Makkah, Jamaah haji akan terlebih dahulu mengambil miqat makani (tempat) untuk berihram di Masjid Dzulhulaifah atau Bir Ali. Miqat merupakan tempat bagi jemaah haji untuk berihram sekaligus memulai niat.
Pemerintah Arab Saudi juga telah mengeluarkan aturan terkait lama durasi bus jamaah saat pengambilan miqat.
Dalam edaran itu disebutkan jika, bus jamaah haji hanya diberikan waktu tidak lebih dari 30 menit. Artinya, ribuan jamaah haji termasuk 1.899 jamaah haji asal Indonesia harus bisa memaksimalkan waktu sebaik mungkin.
Sebagai antisipasi, tim bimbingan ibadah haji memberikan poin-poin yang harus dilakukan jamaah sebelum keluar hotel menuju bus.
Berikut rangkaian jamaah haji saat berada di Bir Ali sampai ke Makkah yang dirangkum.
1. Bus jamaah haji dari Madinah menuju Makkah mengantarkan jamaah haji singgah di Bir Ali untuk mengambil miqat.
2. Jamaah haji melakukan shalat sunnah dan niat ihram di Bir Ali.
3. Terkait dengan durasi bus di Bir Ali, jamaah haji diminta mengenakan pakaian ihram dari hotel di Madinah.
4. Jamaah haji diharapkan mengambil wudu sejak dari hotel di Madinah.