MADINAH - Jamaah haji yang tergabung kloter 21 Embarkasi BPN nampak sudah mengenakan kain ihram saat mendarat di Bandara Amir Mohammed bin Abdulaziz, Madinah. Mereka sudah bersiap untuk langsung melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Namun, rencana itu sedikit mengalami perubahan. Jamaah haji yang masuk daftar kuota tambahan tersebut harus transit dulu di Madinah, karena kebijakan pemerintah Arab Saudi.
"Insya Allah besok baru akan kita berangkatkan ke Makkah karena memang aturan dari otoritas di Madinah ini bahwa jamaah haji yang landing di Madinah harus tinggal beberapa hari Madinah sebelum kemudian diberangkatkan ke Makkah," kata Sekretaris Daker Madinah Abdillah, Kamis (15/6/2023).
Beruntung, PPIH Daker Bandara cepat melakukan antisipasi. Jamaah bisa langsung ditempatkan di Hotel Front Taibah. Dikatakan Abdillah selain dapat layanan hotel, jamaah juga mendapat layanan konsumsi juga ya paling tidak tiga kali makan.
Dikatakan Abdillah, PPIH sudah prepare untuk menyiapkan konsumsi untuk jamaah yang transit di Madinah untuk sebelum diberangkatkan ke Makkah.
Terkait jamaah yang sudah mengenakan ihram karena awalnya dari bandara langsung mengambil miqot di Bir Ali sebelum masuk ke Kota Makkah. "Tapi, jamaah belum berniat di Yalamlam. Sama seperti mungkin kedatangan di Jeddah ya jamaah itu baru memulai niatnya di Jeddah," ujarnya.