Jadi, lanjut Hilman, narasi yang begitu baik tentang jamaah haji Indonesia itu akan menjadi perpsepsi yang terbangun dan menjadi ekspetasi baru terhadap layanan haji di Indonesia.
Pihaknya juga terus memitigasi pasca-kejadian di Masyair kemarin dengan mengambil langkah-langkah dalam memoderasi persepsi di masyarakat yang dinilai begitu tinggi terhadap penyelenggaraan haji ini.
"Jadi, kalau kita lihat persepsi jamaah haji Indonesia pasca-pelaksnaan Masyair, persepsi jamaah masih terbangun cukup baik, selain fakta bahwa setelah mendapatkan masalah di Muzdalifah tetapi setelah kembali ke hotel dan kembali beraktivitas mereka menyadari bahwa ada yang bisa dikendalikan Kemenag," jelasnya.
"Pada proses moderasi, pikiran persepsi jemaah perlu dilakukan dengan cara memberikan informasi-informasi yang positif tidak perlu glorifikasi tapi lebih mungkin positifnya yang akan akan dimunculkan," pungkasnya.
(Hantoro)