HUKUM bacaan ikhfa syafawi adalah salah satu aspek penting dalam ilmu tajwid yang perlu umat muslim pelajari. Tujuannya supaya terhindar dari kesalahan pelafalan dalam membaca Al-Quran.
Dengan memahami huruf yang terlibat dan mengikuti langkah membacanya dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an. Selalu ingat untuk mendapatkan bimbingan dari guru atau ustadz untuk memperbaiki dan memperdalam pemahaman tentang Ikhfa Syafawi.
Berikut adalah hukum bacaan Ikhfa Syafawi beserta huruf, contoh, dan cara membacanya:
-Ikhfa Syafawi
Secara bahasa Ikhfa artinya menyamarkan atau menyembunyikan. Sementara, Syafawi berasal kata dari "syafatun" yang artinya bibir.
Secara istilah, Ikhfa Syafawi merujuk pada pengaburan atau penyamaran bacaan di bibir.
Hukum bacaan Ikhfa Syafawi terjadi ketika huruf "Mim" sukun (tanpa harakat) diikuti oleh huruf "Ba" (ب). Cara membacanya adalah dengan melafalkannya secara samar-samar di bibir dan menghasilkan suara yang didengungkan.
Ikhfa Syafawi dinamakan demikian karena pelafalannya terdengar samar atau tidak jelas. Supaya bacaan Ikhfa Syafawi dapat lebih baik lagi yaitu dengan merenggangkan kedua bibir.
-Contoh Bacaan Ikhfa Syafawi dan Cara Membacanya
Contoh bacaan dan cara membaca Ikhfa Syafawi yang terdapat dalam potongan ayat Al-Quran:
-Surat Al-Baqarah ayat 8
وَمَا هُمْ بِمُؤْمِنِيْنَۘ
-Cara membacanya: wa maa hummng bimu'miniin