Beberapa faktor menjadi pemicu mewabahnya penyakit infeksi saluran pernapasan bagi para jemaah haji ini antara lain dikarenakan faktor cuaca dan jarak perjalanan serta kegiatan yang membuat para jamaah kelelahan.
Hingga saat ini, pihaknya sudah merujuk 5 pasien jantung ke Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), Makkah, sebagian sudah pulang.
“Tadi pagi kami merujuk satu orang ke RS Arab Saudi karena jantung. Jamaah mengeluhkan sakit dada khas jantung,” ujarnya.
“Kami terus melakukan edukasi dengan cara door to door, mengingatkan jamaah untuk selalu mengenakan masker dan beristirahat cukup, makan makanan bergizi, juga stop dulu rokoknya,” pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )