Apa Itu Nafar Awal dan Nafar Tsani dalam Ibadah Haji?

Ramdani Bur, Jurnalis
Minggu 08 Juni 2025 08:03 WIB
Kepala Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Muchlis Hanafi (Foto: Ramdani Bur/Okezone)
Share :

2. Perbedaan Jumlah Batu Kerikil yang Dilempar

Dalam nafar awal dan nafar tsani, jamaah sama-sama diharuskan melempar jumrah. Melempar jumrah merupakan salah satu dari wajib haji yang dilangsungkan pada 10-13 Dzulhijjah. 

Melempar jumrah dilakukan dengan melontarkan batu kerikil ke tiang yang diumpamakan sebagai setan atau iblis. Hukum melempar jumrah adalah wajib. Jika ada jamaah yang tidak menjalankannya wajib membayar dam berupa seekor kambing.

Lantas, apakah ada perbedaan jumlah batu kerikil yang dilempar antara Nafar Awal dan Nafar Tsani?

Untuk Nafar Awal, jamaah haji melempar jumrah pada tiga lokasi setiap harinya, yaitu Jumrah Ula, Wustha, dan Aqabah, masing-masing dengan tujuh lemparan. Jumlah total batu kerikil yang dilontarkan pada nafar awal adalah 49 butir. Hal itu terdiri dari 7 butir pada hari pertama (10 Dzulhijah) dan 21 butir masing-masing pada 11 dan 12 Dzulhijah.

Sementara Nafar Tsani, jamaah haji akan melempar jumrah pada tiga hari Tasyrik, dengan total 70 batu kerikil. Hal itu dengan rincian 7 butir pada 10 Dzulhijah dan 21 butir pada 11, 12, dan 13 Dzulhijah.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya