Konflik di Timteng Belum Reda, Pemerintah Siapkan 3 Skenario Pelaksanaan Ibadah Haji 2026

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 15 Maret 2026 16:25 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA – Konflik yang tengah berlangsung di Timur Tengah, yang melibatkan Arab Saudi, tidak menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Terkait hal ini, pemerintah Indonesia telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi apabila ibadah haji 2026 tetap diselenggarakan di tengah perang antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran.

Pertimbangan ini mengingat dinamika situasi keamanan kawasan serta potensi gangguan terhadap transportasi udara internasional, sehingga diperlukan penyusunan skenario penyelenggaraan haji yang komprehensif.

Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf, memaparkan tiga skenario penyelenggaraan haji 2026. Pertama, apabila pemerintah Arab Saudi tetap membuka penyelenggaraan ibadah haji dan Indonesia memutuskan tetap memberangkatkan jemaah, meskipun situasi keamanan kawasan masih berisiko tinggi.

"Alhamdulillah kami selalu berkomunikasi dengan Kementerian Haji Arab Saudi dan sampai hari ini mereka tetap memastikan semuanya berjalan dengan baik," kata Irfan dilansir laman Kemenhaj, Sabtu (14/3/2026).

Dalam skenario ini, pemerintah perlu melakukan berbagai langkah mitigasi, seperti mengalihkan jalur penerbangan agar menghindari zona konflik di wilayah Irak, Suriah, Iran, Israel, Uni Emirat Arab, dan Qatar.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Muslim lainnya