Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Ada Lahan, Kamar pun Jadi Tempat Jemuran Pakaian

Kemas Irawan Nurrachman , Jurnalis-Kamis, 31 Oktober 2013 |07:27 WIB
Tak Ada Lahan, Kamar pun Jadi Tempat Jemuran Pakaian
Salah satu kamar jamaah yang digunakan untuk jemuran (Foto: Kemas IN/okezone)
A
A
A

MADINAH- Ada pemandangan berbeda saat Okezone mendatangi penginapan jamaah Indonesia di Madinah. Kamar yang seharusnya diisi oleh jamaah, kini ditambah dengan jemuran pakaian.

Tidak hanya kamar, jamaah memanfaatkan tangga darurat untuk menjemur pakaian. Alhasil, pakaian yang biasa digunakan sehari-hari hingga pakaian dalam pun terpampang di sepanjang penginapan jamaah.

Seperti yang terlihat di pemondokkan 104 Fayroz Season, jamaah menggunakan tali tambang yang dipasang di setiap kamar maupun tangga darurat. Ini dilakukan untuk menampung pakaian jamaah usai dicuci.

Turini, jamaah JKS 36, mengatakan, dirinya terpaksa menjemur pakaian di dalam kamar karena tidak memiliki lokasi penjemuran.

“Jadi pakaiannya setelah dicuci dijemur di kamar mandi dahulu, setelah agak kering baru dipindahkan ke kamar,” tutur Turini saat ditemui Okezone.

Senada dengan Turini, Bardja yang juga teman satu kelompok terbang sama juga melakukan hal yang sama, namun dia memilih untuk menjemur di tangga darurat. “Lebih luas kalau di tangga darurat,” katanya sembari tersenyum.

Iya, penginapan jamaah di Madinah memang tergolong lebih mewah. Di kota tempat Nabi Muhammad dimakamkan itu, jamaah diinapkan di hotel dengan fasilitas bintang tiga hingga empat.

Dengan kasur empuk, dilengkapi pendingin udara, serta kamar mandi di setiap kamar, jamaah juga bisa mendapatkan fasilitas sabun mandi, sampo, dan tisu gulung maupun tisu kotak.

“Kalau di Madinah, kita menggunakan sewa layanan dengan fasilitas hotel, sedangkan di Makkah merupakan sewa satu musim,” kata Ketua Sektor 1 Madinah, Solihin.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita muslim lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement