MAKKAH- Muasassah Asia Tenggara berjanji akan memermudah pengambilan paspor jamaah sakit untuk ditanazulkan.
“Saya akan sampaikan, supaya ke depannya tidak seperti ini karena birokrasi yang terlalu panjang,” kata Penanggung jawab bidang kesehatan Muasassah Asia Tenggara Mahmud Rumani kepada Media Centre Haji.
“Selama ini pengambilan paspor jamaah sakit diajukan ke maktab, seharusnya langsung ke muasassah (khusus) bagian paspor,” tuturnya.
Ini menjawab keluhan Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Makkah, Subagyo, yang mengaku kesulitan mencabut paspor jamaah untuk pemulangan jamaah sakit sehingga banyak kursi penumpang di pesawat tidak terpakai.
“Pencabutan paspor untuk jamaah yang tanazul awal (pulang lebih cepat dari jadwal) sulit karena kloternya belum pulang,” tutur Subagyo terpisah.
Mahmud menjanjikan akan menindaklanjuti pertemuan itu sebagai perkenalan, dan pertemuan berikutnya untuk membahas berbagai permasalahan yang muncul.
(Kemas Irawan Nurrachman)