Dia melanjutkan, saat puasa selama 12-13 jam, racun yang ada di dalam tubuh jadi dibersihkan. Ada juga sel lisosom, yang tugasnya untuk mengurai apa saja di bagian tubuh.
"Tapi kita harus ikhlas puasa agar hormonnya normal dan sel bekerja dengan baik. Selain racun hilang, patogen dan peradangan sel juga hilang," ungkapnya.
Terlebih manfaat puasa, menurut Prof Hardinsyah, baru akan terasa afdol saat 10 hari terakhir Ramadan. Efeknya paling dahsyat bisa menurunkan berat badan.
"Setelah puasa Ramadan juga belum habis, semua orang dianjurkan puasa syawal. Di waktu ini manfaat yang didapat bisa menghilangkan lemak dengan efektif," pungkasnya.
(Renny Sundayani)