
Di samping itu, hal yang membuat pengeluaran membengkak pada bulan puasa ini karena harga-harga bahan kebutuhan pokok biasanya melonjak sehingga pengeluaran untuk berbelanja menjadi lebih besar. Apalagi, usai menahan lapar dan haus, seseorang memiliki keinginan untuk menikmat berbagai menu makanan dan minuman saat berbuka dan sahur sehingga lapar mata saat berbelanja makanan.
Biaya lain yang menurutnya juga meningkat adalah pengeluaran sosial untuk beramal. Pada bulan penuh keberkahan ini, semua orang akan berlomba-lomba untuk saling berbagi dan menolong sesama, bersedekah, dan membayar zakat
“Tiga pos itu yang bergeraknya sangat signifikan di bulan puasa,” tuturnya.
Besarnya pengeluaran di Bulan Ramadan kadang kala membuat banyak orang akhirnya berhutang atau menggunakan kartu kredit. Padahal, berhutang untuk sesuatu yang konsumtif justru akan membuat kita semakin terjebak di kemudian hari, apalagi jika membayar dengan minimal pembayaran.
(Helmi Ade Saputra)