Berburu Berkah Melimpah Bulan Ramadan

Kamis 09 Mei 2019 15:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 05 09 330 2053575 berburu-berkah-melimpah-bulan-ramadan-A2hwvlyVSl.jpg Membaca Alquran di Bulan Ramadan (Foto: Shutterstock)

BULAN RAMADAN punya banyak nama; ada Syahrul Qur'an, bulan Alquran. Ada Syahrul Qiyaam, bulan untuk mendirikan salat malam (tarawih dan witir). Ada Syahrul Maghfirah, bulan ampunan, juga Syahrul Barakah atau Syahrun Mubaarak, yang artinya bulan penuh berkah.

Para ulama kerap menyitir satu hadits, meski riwayatnya tidak begitu kuat, yang isinya adalah bahwa 10 jari pertama di bulan Ramadan adalah hari-hari yang penuh rahmah (kasih sayang). 10 hari yang kedua adalah hari-hari di mana Allah menurunkan banyak ampunan (maghfirah) atas segala dosa. Dan 10 hari terakhir adalah kesempatan emas untuk meraih ampunan Allah dari kobaran api neraka (It'qun minan naar).

Besarnya curahan rahmat dan berkah yang Allah limpah ruahkan di bulan Ramadan, yang nilai dan pahalanya dilipat-ganda, adalah momentum kita untuk berbuat baik lebih banyak. Dan sebagai agama yang diturunkan bukan hanya membawa titah langit namun juga untuk menuntut para Khalifah di Bumi, keberkahan Ramadan pun tidak berhenti ketika kita melaksanakan ibadah-ibadah spiritual sahaja, namun juga ibadah sosial.

Maka selain mendaras kembali kandungan Alquran, memperbanyak amalan, dan mendawamkan salat malam, praktik ibadah sosial seperti memberi makanan berbuka puasa untuk orang lain, membangunkan sahabat yang terlelap di waktu sahur, dan menyiapkan santapan ringan untuk remaja mesjid bertadarrus, adalah juga termasuk ke dalam amaliyah yang Allah cintai di bulan Ramadan maupun di bulan-bulan lainnya.

Begitu pula tradisi ziarah ke makam keluarga, atau memberikan santunan kepada anak anak yatim dan dhu'afa. Nabi bersabda; "Aku dan orang yang merawat anak yatim seperti dua jariku (telunjuk dan jari tengah) ini, sangat dekat."

Begitu pula tradisi membelikan pakaian baru untuk anak-anak kecil agar riang gembira menyambut Hari Raya Idul Fitri. Seperti halnya Rasulullah ketika berjumpa seorang anak kecil yang menangis di sudut jalan, lantaran lapar dan tak punya pakaian, dan ia yatim piatu sebatang kara.

Dalam sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Dorsaf Hamdani, seorang perempuan pelantun musik Arab asal Tunisia, pada peristiwa itu Rasul seketika mengangkat anak kecil tersebut menjadi anaknya, lalu memberikannya pakaian terbaik di Hari Raya, dan membahagiakannya dengan makanan-makanan di Hari nan Fitri.

Sesungguhnya, pada setiap amal baik dan niat tulus untuk membantu sesama, keberkahan bulan Ramadan akan kita raih dengan sempurna. Melengkapi aspek Hablun Minallaah, dengan sentuhan Hablun Minannaaas.

Oleh: Khairi Fuady

Penulis adalah Ketua Pusat Dakwah Al-Mahabbah

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini
Adzan Shubuh Adzan Dzuhur Adzan Ashr Adzan Maghrib Adzan Isya