nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengenal Anak Laki-Laki Nabi Muhammad SAW yang Meninggal di Usia Dini

Gurais Alhaddad, Jurnalis · Kamis 09 Mei 2019 17:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 05 09 614 2053642 mengenal-anak-laki-laki-nabi-muhammad-saw-yang-meninggal-di-usia-dini-qdxX5K1hU6.jpg Mengenal anak laki-laki Nabi Muhammad SAW (Foto : Aboutmuslim)

Semua orangtua pasti mengharapkan anak anaknya tumbuh dewasa dan menjadi anak yang soleh atau solehah. Namun, beberapa anak meninggal di usia dini atau balita, seperti anak laki laki Baginda Nabi Muhammad SAW.

Nabi Muhammad SAW memang mempunyai anak laki – laki yang meninggal di usia dini. Sebagai umatnya Rasulullah ada baiknya kita mengetahui hal tersebut.

Berikut adalah anak laki-laki Nabi Muhammad yang meninggal di usia dini. Dilansir dari Muslimmemo, Kamis (9/5/2019).

1. Qasim bin Muhammad

Qasim merupakan putra pertama Nabi Muhammad dan Khadijah. Ada 2 pendapat bahwa Qasim lahir sebelum Nabi Muhammad diangkat menjadi nabi, dan sesudah ayahnya diangkat menjadi nabi. Dari Qasim, Nabi Muhammad mendapat julukan Kuniyah Abul Qasim. Sayangnya, ia wafat saat masih sangat belia saat baru berusia sekitar 17 bulan.

2. Abdullah bin Muhammad

Setelah kelahiran Hz Fatima (RA), putra kedua Nabi Muhammad dan Kahdijah bernama Abdullah lahir. Abdullah juga dikenal sebagai al-Tahir dan al-Tayyib. Dia juga meninggal pada usia yang sangat muda di tahun 615 Masehi.

3. Ibrahim bin Muhammad

Ibrahim adalah Anak terakhir dari Nabi Muhammad dari  rahim Maria al-Qibthiyah. Ibrahim lahir pada tahun 630 Masehi atau 08 Hijriah. Sebagaimana dua putra laki-laki Rasulullah yang lain, Ibrahim pun wafat saat usia dini. Ia meninggal pada tahun 10 Hijriah atau 631 Masehi dalam usia 18 bulan.

Namun banyak orang mempertanyakan mengapa semua anak laki – laki Rasulullah meninggal. Okezone telah mewawancarai Ustaz Kiki Al Haddad, Kamis (9/5/2019) untuk menanyakan hal tersebut.

“Semua ulama ketika ditanya tentang ini pasti menjawab karena “Allah maha tahu” dan ada juga pendapat lain yaitu bahwa bila anak laki-laki nabi tumbuh dewasa akan menjadi nabi. Seandainya anak lelaki nabi hidup sampai dewasa, maka pasti dia juga akan menjadi nabi setelah Muhammad. Apabila ini terjadi maka berarti Rasulullah tidak lagi menjadi penutup para Nabi dan Rasul dan itu bertentangan dengan ketetapan Allah,” kata Ustaz Kiki Al Haddad.

“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS Al-Ahzab:40)

Namun di balik meninggalnya anak usia dini yang dititipkan Allah SWT, ada balasan yang diberikan oleh Allah untuk orangtuanya seperti di halaman berikutnya :

1. Dibangunkan rumah di surganya Allah SWT

Diriwatkan dari Abu Musa Al-Asy'ari bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda, "Jika anak seorang hamba meninggal dunia, Allah berfirman kepada Malaikat,”Kalian telah mengambil putera hambaku?” Mereka berkata,” Ya.” Allah berfirman,”Kalian telah mengambil buah hati hambaku?” Mereka berkata,”Ya.” Allah berfirman,”Apa yang diucapkan oleh hambaku?” Mereka berkata,”Ia memujimu dan mengembalikan kepadaMu.” Maka Allah berfirman,”Bangunkanlah rumah di surga, dan berilah nama dengan Baitul Hamd (Rumah Pujian," (HR. at Tirmidzi)

2. Anak yang meninggal akan masuk surga

Dijelaskan bahwa Rasulullah SAW pernah menjelaskan bahwa anak keturunan Muslim akan masuk surga. Itu merujuk kepada anak-anak yang meninggal saat belum baligh karena mereka terbebas dari dosa.

“Sungguh anak keturunan dari kaum Muslimin masuk surga, Ibrahim Alaihissallam akan mengasuh mereka.” (HR. Ahmad:8324).

3. Jika orangtuanya ikhlas akan diganti dengan surga

Dari Abu Hurairah berkata Rasulullah bersabda: “Allah berfirman: Tidaklah seorang hambaku yang beriman mendapatkan suatu pahala apabila Aku genggam orang yang dikasihinya dari penduduk dunia kemudian dia rela dengannya kecuali dia (akan mendapatkan surga).” (HR. Bukhori)

4. Menjadi penghalang orangtuanya dari api neraka

Dari Abu Said al Khudriy berkata Rasulullah bersabda: ”Tidaklah seorang wanita di antara kalian yang telah memberikan tiga anaknya (meninggal) kecuali mereka semua akan menjadi penghalang baginya dari neraka.’ Lalu seorang wanita berkata,’Bagaimana dengan dua orang anak?’ Nabi bersabda,’Termasuk juga dua orang anak.”

1. Dibangunkan rumah di surganya Allah SWT

Diriwatkan dari Abu Musa Al-Asy'ari bahwa Rasululullah SAW bersabda, "Jika anak seorang hamba meninggal dunia, Allah berfirman kepada Malaikat,”Kalian telah mengambil putera hambaku?” Mereka berkata,” Ya.” Allah berfirman,”Kalian telah mengambil buah hati hambaku?” Mereka berkata,”Ya.” Allah berfirman,”Apa yang diucapkan oleh hambaku?” Mereka berkata,”Ia memujimu dan mengembalikan kepadaMu.” Maka Allah berfirman,”Bangunkanlah rumah di surga, dan berilah nama dengan Baitul Hamd (Rumah Pujian," (HR. at Tirmidzi)

2. Anak yang meninggal akan masuk surga

Dijelaskan bahwa Rasulullah SAW pernah menjelaskan bahwa anak keturunan muslim akan masuk surga. Itu merujuk kepada anak-anak yang meninggal saat belum baligh karena mereka terbebas dari dosa.

“Sungguh anak keturunan dari kaum Muslimin masuk surga, Ibrahim Alaihissallam akan mengasuh mereka.” (HR. Ahmad:8324).

3. Jika orangtuanya ikhlas akan diganti dengan surga

Dari Abu Hurairah berkata Rasulullah bersabda: “Allah berfirman: Tidaklah seorang hambaku yang beriman mendapatkan suatu pahala apabila Aku genggam orang yang dikasihinya dari penduduk dunia kemudian dia rela dengannya kecuali dia (akan mendapatkan surga).” (HR. Bukhori)

4. Menjadi penghalang orangtuanya dari api neraka

Dari Abu Said al Khudriy berkata Rasulullah bersabda: ”Tidaklah seorang wanita di antara kalian yang telah memberikan tiga anaknya (meninggal) kecuali mereka semua akan menjadi penghalang baginya dari neraka.’ Lalu seorang wanita berkata,’Bagaimana dengan dua orang anak?’ Nabi bersabda,’Termasuk juga dua orang anak.”

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini