nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah Kemandulan di Zaman Nabi, Apa Kata Alquran?

Dewi Kania, Jurnalis · Minggu 19 Mei 2019 16:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 05 18 614 2057430 kisah-kemandulan-di-zaman-nabi-apa-kata-alquran-36QXBlRZmj.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MANUSIA yang mandul dan selalu mengeluh karena tak kunjung memiliki keturunan, ternyata sudah ada sejak zaman nabi. Ceritanya bahkan ditulis dalam Alquran yang bikin Anda lebih melek.

Allah Maha Adil dan Maha Segalanya, sehingga apapun bisa terjadi sejak zaman dulu. Banyak pasangan mandul putus asa karena tak juga memiliki anak setelah menikah.

Kebingungan di antara manusia zaman dulu pun sempat terjadi. Mereka juga bertanya-tanya kenapa diciptakan tanpa keturunan alias mandul.

Tak jarang mereka pun mengeluh kepada Yang Maha Kuasa sampai air matanya mengalir. Seperti cerita atau atsar yg masyhur berkaitan dengan tafsir Alquran.

Tak jarang mereka pun mengeluh kepada Yang Maha Kuasa sampai air matanya mengalir.

Sebuah atsar dari Hasan Al Bashri seorang sufi yang menunjukkan bagaimana faedah istighfar yang luar biasa.

أَنَّ رَجُلًا شَكَى إِلَيْهِ الْجَدْب فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر الْفَقْر فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر جَفَاف بُسْتَانه فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، وَشَكَى إِلَيْهِ آخَر عَدَم الْوَلَد فَقَالَ اِسْتَغْفِرْ اللَّه ، ثُمَّ تَلَا عَلَيْهِمْ هَذِهِ الْآيَة

“Sesungguhnya seseorang pernah mengadukan kepada Al Hasan tentang musim paceklik yang terjadi. Lalu Al Hasan menasihatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”._

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kemiskinannya. Lalu Al Hasan menasihatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau tentang kekeringan pada lahan (kebunnya). Lalu Al Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian orang lain mengadu lagi kepada beliau karena sampai waktu itu mandul dan belum memiliki anak. Lalu Al Hasan menasehatkan, “Beristigfarlah (mohon ampunlah) kepada Allah”.

Kemudian setelah itu Al Hasan Al Bashri membacakan surat Nuh.

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (10) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (11) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا (12)

"Maka aku katakan kepada mereka: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat. Dan membanyakkan harta dan anak-anakmu. Dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)

(Riwayat ini disebutkan oleh Al Hafidz Ibnu Hajar di Fathul Bari, 11: 98).

Pasangan bisa berkaca dan menghayati isi Alquran serta riwayat hadist. Perbanyak istighfar dan lebih penting lagi syukuri hal-hal kecil yang Anda dapati.

Ikhtiar serta doa memang wajib minta kepada Allah. Jangan sampai membenci siapa saja atau saling menyalahkan. Karena setiap manusia mendapatkan musibah atau hal tidak enak, Allah selalu mengutus umatnya untuk beristighfar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini