Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, pada musim libur Lebaran akan ada pergerakan 20 juta wisatawan nusantara (wisnus). Lebih banyak 150 persen dari bulan-bulan biasa. Menurutnya, hal ini akan menguntungkan dari sisi wisnus, tetapi menjadi low season bagi wisatawan mancanegara (wisman).
"Tidak bagus untuk wisman terutama dari negara yang berpenduduk Islam, drop 50 persen tanpa pengganti. Karenanya, kita membuat program hot deal. Kita kerjakan di sekitar Kepri," ujar Arief Yahya.
Ia juga yakin pada Ramadan dan Lebaran kali ini, total pengeluaran masyarakat yang mudik akan naik 10 kali lipat, menjadi Rp200 triliun.
(Utami Evi Riyani)