Berbagai riset dan percobaan ilmiah modern telah membenarkan rahasia tersembunyi di balik hadis ini. Bahw ada satu keistimewaan di salah satu sayap lalat, yaitu dapat menyingkirkan bakteri. Atas dasar itu, jika lalat jatuh ke dalam minuman atau makanan dan menyebarkan bakteri yang menempel di sayap, maka pembasmi bakteri itu terdapat di sayapnya yang lain. Di tubuh lalat ada penyakit, dan di sana pula ada obatnya.
Secara ilmiah terbukti bahwa lalat mengeluarkan sckresi berupa korpuskel, yaitu sejenis enzim bernama bakteriofag (Pemangsa bakteri). Bakteriofag yang terdapat pada lalat memiliki bentuk yang sangat kecil, mungkin panjangnya sekitar 20‘25 milimikron.
Jika lalat masuk ke dalam makanan atau minuman, maka kita harus mencelupkan lalat itu agar antibodinya keluar, sehingga dapat membunuh bakteri yang dibawanya. Ilmu pengetahuan modern telah membuktikan kebenaran sabda Nabi di atas secara menakjubkan. Ini merupakan satu jawaban bagi orang-orang yang mengingkari hadis-hadis Rasulullah.
(Dinno Baskoro)