Usai Idul Adha, Muslim Dilarang Puasa Selama 3 Hari

Muhammad Nazri, Jurnalis · Kamis 01 Agustus 2019 16:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 01 614 2086408 usai-idul-adha-muslim-dilarang-puasa-selama-3-hari-NEpRUglf6f.jpg Umat Muslim dilarang puasa pada Hari Tasyrik, sebaiknya malah makan-makan (Foto: Newshub)

Hari Raya Idul Adha jatuh pada 11 Agustus 2019. Maka hari Tasyrik berlangsung 3 hari setelah Hari Raya Idul Adha, yaitu pada 12, 13, 14 Agustus.

 Hari Tasyrik, hari makan dan minum

Pada Hari Tasyrik, jemaah haji berada di Mina dan melaksanakan ibadah berupa melempar jumrah. Pada tanggal tersebut juga, umat Islam dilarang puasa, selain dari Hari Raya Idul Adha dan Hari Raya Idul Fitri.

Dalam video Khutbah Syekh Ali Jaber, beliau menjelaskan, Hari Tasyrik adalah hari dimana umat Islam makan dan minum serta mengisinya dengan banyak berzikir kepada Allah SWT.

“Hari-hari tasyrik adalah hari makan, hari minum, dan hari yang diisi dengan zikir kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Berarti pada tiga hari itu, tidak boleh diisi dengan berpuasa, baik puasa daud, puasa senin kamis, puasa ayyamul bidh, ataupun membayar utang puasa,” ujar beliau dalam khutbahnya.

Dalam hadits juga dijelaskan bahwa Hari Tasyrik adalah hari makan dan minum. Seperti pada hadits berikut:

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

Artinya: “Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum.” (HR. Muslim no. 1141).

Allah SWT menjadikan hari ini sebagai hari yang istimewa bagi umat Islam. Hari di mana umat Islam dianjurkan untuk makan dan minum, menikmati daging kurban.

Tidak hanya itu, Allah juga memerintahkan umat-Nya untuk berzikir kepada-Nya. Puasa benar-benar dilarang pada Hari Tasyrik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini