Share

Talak Istri Lewat WhatsApp, Bagaimana Hukumnya?

Novie Fauziah, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 15:13 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 12 614 2090791 talak-istri-lewat-whatsapp-bagaimana-hukumnya-odpOpL5vYa.jpg Cerai via WhatsApp (Foto: Though.co)

Seorang pria asal New Delhi, India ditangkap polisi karena telah menjatuhkan talak tiga pada istrinya. Seperti dilansir Gulf News, pria itu menalak tiga istrinya via WhatsApp, Sabtu (10/8/2019).

 Ditalak via WhatsApp

Menurut keterangan polisi pada media, pada Jumat (9/8/2019) seorang wanita berusia 29 tahun datang ke kantor polisi untuk melakukan pengaduan, karena dia tidak terima jika suami yang telah menikahinya sejak November 2011 itu tiba-tiba melakukan talak tiga hanya via WhatsApp.

Berbagai ulama telah menegaskan, jika menjatuhkan talak melalui pesan singkat WhatsApp atau SMS itu hukumnya sharih (tegas) dengan catatan suami sudah ada niatan untuk menceraikannya, karena adanya kemudharatan atau pertimbangan lainnya.

"Apabila kamu menalak istri-istrimu lalu mereka mendekati akhir idahnya maka rujukilah mereka dengan cara yang baik atau ceraikanlah mereka dengan cara yang baik (pula). Janganlah kamu rujuki mereka untuk memberi kemudharatan karena dengan demikian kamu menganiaya mereka. Barang siapa berbuat demikian, sungguh ia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. Janganlah kamu jadikan hukum-hukum Allah permainan dan ingatlah nikmat Allah kepadamu, serta apa yang telah diturunkan Allah kepadamu, yaitu al-Kitab dan al-Hikmah (sunah). Allah memberi pengajaran kepadamu dengan apa yang diturunkan-Nya itu. Dan bertakwalah kepada Allah serta ketahuilah bahwasanya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." (QS al-Baqarah [2]: 231).

Menurut pendapat Mazhab Hanafi, Maliki, dan Syafii talak melalui tulisan adalah talak secara kinayah, yaitu memerlukan niat agar sah. Sedangkan, sebagian ulama lain, seperti al-Sya’bi, al-Nakha’i, al-Zuhri, al-Hakam, dan sebagian ulama Mazhab Hambali berpendapat, apabila talak melalui tulisan itu merupakan talak sharih yang tetap sah meskipun tanpa niat.

Dengarkan Murrotal Al-Qur'an di Okezone.com, Klik Tautan Ini: https://muslim.okezone.com/alquran

Dalam kitab Al Mughni dijelaskan, jika ada seorang suami menuliskan kalimat talak dan dia meniatkannya memang sebagai talak, berarti itu sah.

Meski Imam Syafii sependapat dengan ulama lain, namun Imam Syafii memiliki pendapat lain yang mengatakan jika itu bukanlah isyarat talak meskipun telah meniatkannya. Sebab sebuah tulisan itu dapat memiliki banyak makna.

Adalah jika orang itu masih mampu berbicara maka tidak sah talaknya. Tapi jika kalimat talak itu dapat dipahami (istri) maka hukumnya sah, seperti halnya ketika mengucapkan melalui lisan.

"Karena itu, kita harus memastikan kepada suami apakah memang dia yang mengirim pesan (talak) tersebut dan apakah memang berniat menalak? Jika semua itu benar, sahlah talaknya dan si istri beridah semenjak suami menulis dan mengirimkan SMS tersebut," ujar Ustadz Bachtiar Nasir dalam sebuah kajiannya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini